fbpx

Istri Wabup Tempati Lahan Basah, Dikritik Keras Warga Subang

Prosesi Pelantikan Sejumalah Pejabat di Lingkungan Pemkab Subang.

SUBANG-Pelantikan ratusan pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Subang menjadi perhatian hingga menuai kritik sinis dari sebagian kalangan masyarakat Subang.

Pasalnya, salah satu pejabat yang dilantik langsung oleh Bupati Subang H Ruhimat tersebut ialah istri dari Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi yaitu Ega Agustian Rosyadi yang menjadi Kepala Bagian Kesekretariatan RSUD Subang.

Ketua LSM Koalisi Barakataktak, Omay Komarudin menyebutkan, promosi jabatan Istri Wabup Subang menjadi Kabag Kesekretariatan RSUD Subang tersebut, terkesan dipaksakan. Pasalnya istri wakil Bupati itu selama ini sudah mempunyai tugas tersendiri dan bukanlah di bidangnya. Sehingga dikhawatirkan tidak akan fokus terhadap jabatan barunya apalagi di RSUD yang harus melayani masyarakat.

“Istri Wabup itu sangat sibuk, mengurus banyak organisasi seperti PKK, belum lagi harus mendampingi Wabup di beberapa acara. Sehingga wajar masyarakat mencurigai adanya nepotisme dengan promosinya Istri Wakil Bupati ini,” ujar Omay. Sabtu (22/2/2020).

Baca juga : Sengkarut Temuan Limbah Medis, Komisi IV DPRD Karawang dan RS Lira Medika Gelar RDP

Untuk itu, dirinya berharap Kemendagri agar turut mengkaji ulang pada rotasi jabatan/promosi jabatan yang dilakukan oleh Pemkab Subang. Apalagi selama ini sudah beberapa kali pelaksanaan rotasi mutasi banyak ditemukan kejanggalan.

“Saya tidak tahu apakah kenaikan pangkat dan jabatan Istri Wabup ini sudah sesuai prosedur atau belum. Kita meminta agar Kemendagri turun untuk memastikan rotasi mutasi yang dilakukan oleh Pemkab Subang ini sesuai aturan,” tambah Omay.

Sementara, salah satu tokoh pemuda Kabupaten Subang Yudi (34) menilai, Jabatan Kabag Kesekretariatan RSUD Subang dianggap sebagai jabatan “basah”. Kabag Kesekretariatan RSUD Subang membawahi Sub Bagian Tata Usaha Umum, Sub Bagian Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Sub Bagian Rumah Tangga dan Logistik Rumah Sakit.

“Itu kan posisi basah, jangan sampai posisi strategis itu diberikan bukan pada ahlinya dan sebagai posisi pesanan dan untuk kepentinggan pihak tertentu apalagi dia (Ega Agustian Rosyadi- red) istri pejabat tentunya akan memiliki power lebih untuk melakukan hal di luar tupoksinya” jelasnya.

Menurutnya, wajar jika saat ini masyarakat Subang kritis terhadap pemerintahan terlebih pada sejumlah posisi yang dinilai berpotensi terjadinya praktek KKN.

“Semua tahu, rekam jejak pejabat- pejabat di Subang ini seperti apa, wajar jika kami kritis dan khawatir terhadap jabatan- jabatan strategis di lingkungan Pemkab Subang ini,” pungkasnya. Diketahui, dalam pelantikan yang dilakukan pada Jumat, (21/2/2020) kemarin itu, ada sebanyak 117 jabatan terdiri dari rotasi 9 orang Camat, promosi 6 orang Eselon IIIA, rotasi 9 orang Eselon IIIB, promosi 10 orang Eselon IIIB dan rotasi 46 Eselon IVA, serta promosi 34 orang ke Eselon IVA, dan 3 orang rotasi Eselon IVB.

Selain Bupati Subang, pelantikan tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Aminudin, kepala BKPSDM Cecep Supriatin, serta staf ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Bidang SDM. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment