Kasus Perceraian di Subang Menurun Sejak Diberlakukan WFH

 

Ilustrasi

SUBANG-Setelah diberlakukan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) guna meminimalisas penyebaran Covid-19, kasus perceraian di Kabupaten Subang mengalami penurunan. Penurunan kasus perceraian terlihat sejak bulan Januari-April 2020 dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya ada penurunan sebanyak 100 Kasus.

“Kalau secara jumlah memang masih cukup besar karena di bulan Januari kita menerima 489 kasus, kemudian bulan Februari 412 kasus dan pada bulan Maret menerima perkara 329 hampir 100 penurunannya,” kata Ketua Pengadilan Agama Subang melalui Paniteranya, H. Dadang Zaenal, seperti dilansir TintaHijau, Senin (11/5/2020).

Bahkan, dari data yang ada, pada bulan April terjadi penurunan signifikan, termasuk persidangan di saat munculnya pendemi Covid 19. Pihak Pengadilan Agama sendiri membatasi kegiatan sidang rata-rata 13-14 kali setiap hari kerja. Padahal sebelum adanya wabah dan perberlakuan PSBB persidangan persidangan berbagai kasus terutama perceraian rata-rata 25-26 kali.

Menurut H. Dadang pendemi virus corona bisa jadi merukunkan hubungan suami isteri. Namun demikian pihaknya juga tidak menampik bila kondisi ini juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan rumah tangga.

Selama pandemik corona, aktiviats di Pengadilan Agaman menjalankan protokoler Kesehatan. Dari mulai permohonan, kegiatan persidangan, serta tata kerja.(red)

Baca juga

Leave a Comment