Polres Cianjur Tangkap Dua Murcikari

Ekspose penangkapan dua mucikari oleh Polres Cianjur

CIANJUR-Polres Cianjur menangkap dua orang murcikari atas tuduhan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Polisi juga mengamankan empat orang wanita Pekerja Seks Komersil (PSK) yang menjadi korban kedua pelaku.

Wakapolres Cianjur, Kompol Jaka Mulayana menjelaskan, pengungkapan kasus perdangan orang kali ini merupakan penangkapan yang keempat kali dalam satu bulan terakhir.

“Kedua pelaku yaitu HP (30) dan D (22) serta empat orang korban tersebut ditangkap juga diamankan pada Senin (10/2/2020) malam,” katanya pada wartawan saat melakukan konferinsi pers di Mapolres Cianjur, Jalan KH. Abdullah bin Nuh, Selasa (11/2/2020) siang.



Baca Juga: Delapan Korban Pemuas Seks Wisatawan Timur Tengah Diamankan Polres Cianjur

Selain menangkap pelaku dan mengamankan korban perdangan orang, lanjut dia, sejumlah barang bukti berupa satu unit kendaraan roda empat nopol F 1835 YG, enam unit telepon genggam serta sejumlah uang juga turut diamankan.

“Para pelaku (Murcikari-red) tersebut menajajakan para korban (PSK-red) dengan cara berkeliling mengunakan kendaraan roda empat, di kawasan Vila Kota Bunga, Kecamatan Cipanas, kepada sejumlah turis asing,” paparnya.

Ia mengungkapkan, para korban (PSK) dibandrol dengan harga mulai dari Rp600.000 hingga Rp1.500.000 per malam kepada para wisatawan asing asal Timur Tengah yang sedang berlibur di kawasan Vila Kota Bungan.

“Atas perbuatannya kedua pelaku itu dikenakan pasal 2 dan 10 UU 21 tahun 2007 tentang perdangan orang dengan ancaman penjara maksimal selama 15 tahun,” katanya.

Sementara itu, Melati (bukan nama sebenarnya) seorang korban mengungkapkan, kalau sedang ramai dalam satu malam bisa mendapatkan uang sebesar Rp700.000 hingga Rp1.000.000 per malam.(zie/zak)

Baca juga

Leave a Comment