Hujan Deras, Empat Kecamatan di Cianjur Terkena Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang

Banjir yang melanda masyarakat Cianjur setelah diguyur hujan selama beberapa jam

CIANJUR-Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terkena bencana banjir, longsor dan pohon tumbang akibat hujan deras yang mengguyur selama enam jam. Keempat kecamatan tersebut yaitu Leles, Agrabinta, Cijati dan Sindangbarang.

Banjir tersebut terjadi sekitar pukul 18:30 WIB, yang disebabkan hujan deras dari pukul 16:00 hingga 22:00 WIB pada Jumat (2/10/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, untuk Kecamatan leles, banjir terjadi di empat desa yaitu Desa Sindangsari, Pusakasari, Karyamukti dan Nagasari. Untuk Kecamatan Agrabinta banjir terjadi Desa Karangsari. Sedangkan untuk Sindangbarang banjir terjadi di Desa Muara Cikadu.



Sekretaris BPBD Cianjur, M.Irfan Sopyan, mengatakan, dari keempat kecamatan yang terkena bencana, Kecamatan Leles jadi yang terparah.

Menurutnya, banjir yang terjadi di Kecamatan leles mencapai ketinggian hingga 3 meter yang disebabkan oleh luapan sungai Cisokan.

“Untuk Sindangbarang dan Agrabinta hanya beberapa rumah yang terendam banjir. Namun untuk Leles diperkirakan ada ratusan rumah yang terendam banjir,” ujarnya, Sabtu (3/10/2020) dini hari.

Untuk saat ini sambung Irfan, BPBD dan Relawan Tangguh Bencana (Retana) yang ada Kecamatan leles telah terjun ke lapangan untuk mengevakuasi para warga disana yang terkena banjir.

“Kita juga masih berusaha mendata untuk mengetahui jumlah pasti berapa ratus rumah yang terdampak banjir, karena listrik ditempat tersebut mati membuat para personil kesulitan,” katanya.

Sementara untuk longsor dan pohon tumbang terjadi di Desa Sukajaya, Kecamatan Cijati. Longsor tersebut menutupi seluruh badan jalan yang mengakibatkan akses menuju Cijati lumpuh total.

“Saat ini kita sudah berusaha menghubungi pihak PUPR untuk segera mengirimkan alat berat agar akses jalan di Cijati bisa dibuka kembali,” pungkasnya.(wan/zak)

Baca juga

Leave a Comment