Buntut Demo Pelajar SMK di Jakarta, Dinas Pendidikan Jabar Terbitkan Nota Dinas

Nota Dinas Kadisdik Jabar.

KARAWANG-Buntut aksi demo yang dilakukan oleh pelajar SMK ke Gedung DPR di Jakarta, Dinas Pendidikan Provinsi Jawabarat mengeluarkan nota dinas. Intinya, seluruh SMA/SMK sederajat harus melakukan pengawasan saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

Nota Dinas ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dr. Ir. Dewi Sartika, disebar ke seluruh sekolah setingkat SMK / SMA sederajat se Jawa Barat.

Surat bersifat biasa itu dikeluarkan tertanggal 25 September 2019. Isinya, dalam rangka menjaga kondusifitas di SMK/ SMA/SLB pada wilayah yang menjadi tanggungjawab masing-masing, meningkatkan pengawasan selama proses KBM berlangsung.

Dewi juga mengimbau kepada para Kepala Sekolah untuk memastikan peserta didik mengikuti KBM selama jam pelajara berlangsung.

Selain itu, pesan berantai yang berisi imbauan lain pun tersebar. Namun, entah dari mana dan siapa yang bertanggungjawab membuat pesan berantai tersebut. Adapun, isi pesan berantai tersebut adalah,

Baca juga : Diduga Mau Demo Ke Jakarta, Ratusan Siswa SMK Asal Karawang Diciduk Polisi di Bekasi

“Assalamualaikum…

Selamat malam para sahabat.

Dengan hormat,

Sehubungan dengan kondisi politik nasional sedang memanas, mohon kiranya rekan rekan bisa turut serta meredam dan atau meminimalisir apabila terjadi demo demo di daerah masing-masing.

Mendengar kabar bahwa hari besok akan ada Demo anak-anak SLTA ditiap daerah, untuk itu dimohonkan bagi rekan untuk berkomunikasi dengan aparat kepolisian dan TNI.

Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan komunikasi juga dengan Dinas pendidikan, PGRI, Persatuan kepala sekolah SLTA, dan IKOSIS, OSIS!

Bentuk Tim lapangan yang terdiri dari para guru, Siswa. Yang tujuannya apabila ada Siswa siswa yang ikut demo, maka dilakukan pendekatan agar siswa siswi yang ikut demo itu bisa mundur’dan pulang ke rumah masing-masing.

Kalau pun susah dilarang, maka cegahlah siswa siswi yang ikut demo itu agar tidak anarkis atau brutal.
Jadi Tim guru dan siswa ini perlu dibentuk dalam rangka untuk mengantisipasi apabila terjadi demo demo!
Demikian, semoga rekan rekan bisa berbakti bagi negeri. Tks.

Baca juga : Lagi, 121 Pelajar Diamankan ke Mapolres Cianjur Diduga Mau Demo ke Jakarta

Diduga, nota dinas tersebut dikeluarkan pasca aksi demo para pelajar SMK yang dilakukan di Jakarta, Rabu kemarin.  Aksi demo ratusan pelajar SMK sempat membuat aparat keamanan kewalahan, kendati akhirnya dapat ditanggulangi. (dit/tif).

Baca juga

Leave a Comment