
Budi Rahayu Toyib
CIANJUR-Sebanyak 3.392 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Cianjur akan menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Telkom University Convention Hall Sukapura, Bandung, pada 6-7 Februari 2020. Ribuan peserta itu akan memperebutkan kuota CPNS Cianjur, sebanyak 159 orang.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib menjelaskan, jumlah pendaftar CPNS Cianjur awalnya mencapai 4.336 orang. Namun yang lolos tahap seleksi administrasi hanya 3.392 peserta.
Baca Juga: BKPPD Cianjur Himbau Peserta Formasi CPNS 2019 Warpadai Calo
“Nantinya peserta lolos itu akan dibagi empat sesi ujian. Sesi pertama mengikuti tes pada Kamis (6/2/2020) dan sesi 2,3, serta 4 mengikuti tes pada Jumat (7/2/2020),” katanya, Senin, (3/2/2020).
Selain itu, lanjut dia, pihaknya sering melakukan imbauan kepada para peserta SKD CPNS untuk mempersiapkan diri, dan pada waktu pelaksanaan ditekankan untuk tidak terlambat. Sebab nantinya akan merugikan peserta, mengingat waktu tes hanya 90 menit dengan jumlah pertanyaan sebanyak 100 buah.
Selain itu, dia menegaskan, para peserta CPNS diharapkan tidak terbujuk oleh oknum yang mengaku bisa meloloskan mereka.
Baca Juga: Kuota Hanya 159, Pelamar CPNS Cianjur Capai 4.336
“Sampai sekarang belum ada informasi yang terbujuk atau tertipu calo atau oknum lainnya, karena kami sudah sampaikan dari awal tidak ada pihak manapun yang bisa meloloskan selain daripada berdasarkan kemampuan mereka sendiri,” ujarnya.
Dia menambahkan, ribuan peserta tersebut bakal bersaing untuk masuk dalam kuota CPNS di Kabupaten Cianjur yang hanya menerima sebanyak 159 orang dan sebanyak 17 kedinasan.
Kuota tersebut, tambah Budi, bukan untuk guru, malainkan untuk tenaga administrasi dan tenaga kesehatan. Pasalnya untuk guru sudah diakomodir melalui program PPPK.
“Jadio untuk Cianjur yang diterima nantinya tenaga medis dokter, tenaga akuntansi, dan tata usaha,” pungkasnya.(zie/zak)
