Santri Diimbau Tidak Buat Kerumunan Saat Peringati Hari Santri Nasional

Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Cianjur, Tavip Supriadi

CIANJUR-Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, imbau santri tidak membuat kerumunan atau arak-arakan saat memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada setiap 22 Oktober.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Tavip Supriadi mengatakan, larangan tersebut dilakukan sesuai Maklumat yanh dikeluarkan Kapolri bahwa saat pandemik dilarang menimbulkan kerumunan.

“Dalam Maklumat Kapolri sudah jelas bahwa ditengah pandemi tidak boleh ada kerumunan yang lebih dari 50 orang,” ujarnya, Rabu (21/10/2020).

Tapiv menjelaskan dalam memperingati Hari Santri Nasional tahun sekarang, pihaknya hanya melakukan upacara yang dipusatkan di Kantor Bupati Pendopo Cianjur.

“Jadi tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dimana sebelumnya sering diadakan pawai obor dan sebagainya, untuk tahun sekarang itu di tiadakan,” ungkap Tapiv.

Ia juga mengaku imbauan tersebut saat ini sudah disosialisasikan kepada semua MUI di semua wilayah di Cianjur.

“Untuk masalah sanksi mungkin pihak kepolisian baik dari polres maupun polsek setempat yang lebih berwenang terkait penindakan bagi pelanggar,” jelasnya.

Ia juga berharap kepada semua santri bisa mengeerti dengan imbauan tersebut untuk dipatuhi supaya tidak menjadi permasalahan baru dalam memperingati Hari Santri Nasional di tahun 2020.(wan/zak)

Baca juga

Leave a Comment