Waduh, Mayoritas Pelaku Tawuran Pelajar Konsumsi Tramadol dan Excimer

KARAWANG– Aksi brutal tawuran pelajar Karawang tawuran, ternyata tak luput dari  pengaruh obat-obatan terlarang.

Hasil sidak BNNK bersama jajaran Forkopimda Karawang ke salah satu sekolah SMK, didadapat pengakuan jika sebagian besar pelajar mengkonsumsi pil Excimer dan Tramadol.

Kepala BNNK Karawang, R. Dea Rhinofa mengatakan Dari 84 orang pelajar SMK, 36 orang diantaranya mengakui telah mengkonsumsi obat- obatan excimer dan tramadol secara ilegal.

” Dari hasil tersebut petugas BNNK mendalami informasi dari pelajar asal usul mereka mendapatkan obat-obatan tersebut dan langsung dikembangkan ke wilayah bumi asem, Kecamatan Lemahabang. Dari lokasi tersebut petugas mengamankan kurang lebih 2000 butir pil excimer dan 752 pil tramadol,” kata Kepala BNNK Karawang, R. Dea Rhinofa, Rabu (29/9).

Temuan ribuan pil tersebut langsung diserahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

” Kami prihatin dengan kejadian tawuran yang mana para pelajar kita sudah berani mengkonsumsi obat obatan ilegal dan pelajar tersebut tidak tahu bahaya efek dari mengkonsumsi obat tersebut,” ucap Dea.

Dari temuan ini, pihaknya menghimbau kepada seluruh pelajar agar tidak mengkonsumsi obat obatan yang ilegal tersebut, disamping berbahaya juga akan ada sanksi pidana bagi para pengedarnya.

Efek excimer dan tramadol

Dikutip dari Alodokter.com tramadol adalah analgesik opiat yang merupakan salah satu obat pereda nyeri yang kuat yang digunakan untuk menangani rasa sakit tingkat sedang hingga berat.

Sementara Excimermengandung chlorpromazine dan merupakan obat antipsikotik (menangani masalah mental) untuk menstabilkan senyawa alami otak.

Efek sampimg yang ditimbulkan oleh tramadol adalah pusing dan limbung, lelah dan mengantuk, mual dan muntah, konstipasi, mulut kering, dan perut kembung.

Sedangkan efek samping pada excimer  adalah gelisah, gemetaran,pandangan kabur, mulut kering, mual, pusing, denyut jantung yang cepat, sulit buang air kecil dll.

Tramadol dan excimer memiliki risiko ketergantungan namun sifat ketergantungan tersebut masih dalam tahap ketergantungan ringan sehingga tramadol tidak termasuk dalam daftar narkotika.

Untuk mengatasi risiko ketergantungan sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, tulis dr. Andisty Ate, alodokter.com. (ans)

Baca juga

Leave a Comment