Stok Masker Diapro di Apotek Langka, Harga Meningkat Drastis

ilustrasi

CIANJUR-Ketersediaan masker diapro di sejumlah apotek di Kabupaten Cianjur mulai langka. Hal itu mengakibatkan kenaikan harga yang terjadi secara dratis.

Nurhasan (40) seorang pemilik apotek di Jalan Pasirgede, Kabupaten Cianjur, menjelaskan, terjadinya kelangkaan masker jenis Diapro tersebut terjadi sekitar dua pekan terakhir atau semenjak ramainya isu virus corona.

“Selain langka, harga masker tersebut mengalami kenaikan. Semula masker itu dijual dengan harga Rp25.000 menjadi sebesar Rp100.000 hingga Rp120.000 per bok yang berisi 100 buah masker,” katanya pada wartawan, Jumat (14/2/2020).

Ia mengungkapkan, kelangkaan tersebut terjadi karena barang yang dipasok sejumlah agen distributor kehabisan jatah dari pabrik yang memproduksi masker yang di wilayah Sukabumi dan Bogor.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, Disnakertrans Cianjur Imbau TKA Gunakan Masker Saat Bekerja

“Selain tidak kebagian jatah masker, ketika masker tersebut ada selalu habis diborong oleh beberapa pabrik tekstil di Cianjur, dan Sukabumi. Selain itu juga ada sejumlah masyarakat yang membeli borongan untuk di kirim ke Tiongkok,” katnya.

Semenjak terjadinya kelangkaan dan melonjaknya harga masker. Nurhasan mengaku, tidak mempengaruhi apapun, termasuk kerugi, tetapi hanya tidak bisa memenuhi keinginan pelanggan.

“Tidak mengefek kepenjualan obat-obatan lainnya, termasuk kerugian juga tidak, karena selama ini penjualan masker dalam satu hari hanya terjual beberapa buah saja,” ungkapnya.

Ia dan sejumlah pemilik apotek lainnya berharap, ketersedian master bisa kembali tersedia, karena beberapa warga memperlukan masker untuk aktifvitas sehari-harinya.(zie/zak)

Baca juga

Leave a Comment