Sepanjang Januari-Agustus 2019, Dinsos Cianjur Salurkan 171.220 KIS

Kasi Pemerdaya potensi dan Sumber Kesejahtraan Sosial, Dinsos Cianjur, Dedi Ruhyat. (Foto : Fauzi/Praja).

CIANJUR-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, selama periode Januari-Agustus 2019 telah merealisasikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 171.220 jiwa.

Kasi Pemerdaya potensi dan Sumber Kesejahtraan Sosial Dinsos Cianjur, Dedi Ruhyat, mengatakan, target realisasi KIS untuk tahun ini sebesar 195.076, dan sudah tersalurkan sebanyak 171.220 jiwa.

“Sedangkan yang sudah diusulkan di September ini sudah ada mencapai 15.446, dan yang akan diajukan pada Oktober sudah ada daftar tunggu dari masyarakat berjumlah 27.314 jiwa,” katanya, Senin (30/9/2019).

Baca juga : Ya Tuhan, Ibu Muda asal Cianjur Ini Tega Tenggelamkan Bayinya Sendiri Sampai Meninggal

Ia menjelaskan, seharusnya target yang sudah ditentukan tersebut sudah dapat ditercapai di bulan ini, namun masih kurangnya usulan dari sejumlah kecamatan dan desa, maka pihaknya masih melakukan pendataan.

“Hingga saat ini masih ada kuota sebanyak 23.853 jiwa, selagi kuotanya masih belum terpenuhi, kami masih menerima data dari desa dan kecamatan yang belum mengirimkan data secepat mungkin,” bebernya.

Menurutnya, belum tercapainya kuota yang sesuai dengan target yang sudah ditentukan tersebut disebabkan masih adanya sejumlah kendala, seperti adanya nomer NIK yang belum terdaftar online dan data ganda. Selain itu Dedi mengatakan, BPJS Kesehatan yang dianggarkam melalaui Bantuan Propopinsi (Banprop) sudah mencapai sekitar Rp53 milliar, namun tidak ada penambahan jumlah kuota untuk peserta BPJS.

Baca juga : Geng Motor Kembali Bikin Resah Warga Cianjur, Satu Remaja Dibacok

“Di tahun ini untuk jumlah kouta peserta BPJS tidak akan ada penambahan, karena untuk saat ini juga kami masih menunggu sejumlah data yang belum diselesaikan oleh desa dan kecamatan,” pungkasnya. (zie/tif).

Baca juga

Leave a Comment