Sebulan Lebih Perlintasan Gorowong Masih Ditutup, Keseriusan Pemkab Diragukan

PT. KAI masih menutup sebidang perlintasan Warung Bambu-Gorowong.

KARAWANG-Satu bulan pascakecelakaan Kereta api Argo Parahyangan vs Bus Agramas yang menyebabkan ditutupnya perlintasan Gorowong-Warung Bambu oleh PT. KAI hingga kini belum ada tanda-tanda perlintasan itu dibuka kembali. Surat dari Bupati Karawang kepada PT. KAI pun belum ada follow up yang jelas, bahkan omongan anggota dewan yang sesumbar akan membuka perlintasan tersebut pun tidak ada realisasinya.

Menanggapi hal tersebut, Pemuda Muhammadiyah Karawang menilai, Pemkab Karawang tidak memiliki will (kemauan-red) yang serius terhadap permasalahan ini. Hingga satu bulan pasca kejadian nyaris tidak ada solusi bagi masyarakat pengguna jalan dan warga sekitar.

“Padahal jika dilihat, volume kendaraan di jalur lain yang menerima beban jalan Warung Bambu semakin semrawut. Salah satunya adalah Jalan Wirasaba hampir setiap saat dijalur tersebut terjadi kemacetan luar biasa terlebih jika di jam sibuk seperti pagi hari, sore serta malam hari,” kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Karawang, Gustiawan, kepada Prasastijabar.com, Senin (30/9/2019).

Baca juga : Pemuda Muhammadiyah Karawang Tolak Penutupan Lintasan Kereta Api Gorowong-Warung Bambu

Tak ingin berlarut, pihaknya mendesak Pemkab Karawang untuk segera mencarikan solusi atas persoalan ini jangan sampai masyarakat yang terus dirugikan. Pemkab harus serius mengenai hal ini, jangan sampai Pemkab terkesan hanya sekedar formalitas dalam merespons persoalan yang dihadapi Masyarkat Karawang ini.

“Surat yang telah di kirim oleh Pemkab harusnya dikawal dan terus difollow up sudah sejauh mana dan bagaimana solusi yang diberikan oleh PT. KAI,” tandasnya.

Baca juga : Akses Warung Bambu-Gorowong Bakal Ditutup Permanen Oleh PT. KAI Usai Kecelakaan KA vs Agra Mas

Ia menegaskan, Pemkab harus benar-benar peduli terhadap permasalahan yang dihadapi oleh warganya.

“Jangan abai dan jangan menganggap ini sebagai permasalahan remeh temeh sehingga tidak perlu jadi perhatian Pemkab,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment