Semua Pasien Positif Covid-19 Karawang Bisa Lebaran di Rumah

dr. Fitra Hergyana

KARAWANG-Semua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Karawang sudah bisa merayakan Idul Fitri atau Lebaran 1441 Hijriah di rumah masing-masing. Pasalnya, pada 23 Mei 2020 ini, 20 orang pasien positif corona tersebut sudah dinyatakan sembuh, sehingga tidak ada lagi pasien positif yang harus menjalani isolasi di rumah sakit rujukan.

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyan kembali menyampaikan semuanya sudah dinyatakan negatif setelah dua kali uji swab dan dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah 100 persen kesembuhan,” ujar dr. Fitra, Sabtu (23/5/2020).

Meski demikian, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi anjuran dari pemerintah. Karena masih banyak penambahan pasien dari reaktif Rapid Test, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG) setiap harinya.

Untuk data orang reaktif rapid test, total ada 245 orang yang mana masih dalam observasi atau isolasi 30 orang. Sudah dinyatakan sembuh 193 orang dan meninggal dunia 22 orang. “Pasien reaktif kami lakukan uji swab. Dan hasilnya negatif. Kita uji dua kali,” ujar dr. Fitra.

PDP kini berjumlah total 343 orang. Masih dalam pengawasan atau dirawat 36 orang. Dinyatakan sembuh 282 orang dan meninggal dunia 25 orang.

ODP berjumlah total 4.778 orang. Masih dalam pemantauan 1.028 orang, selesai pemantauan 3.747 orang dan meninggal dunia 3 orang.

OTG berjumlah total 778 orang, selesai pemantauan 599 orang dan masih dalam pemantauan 179 orang. Meski kesembuhan mencapai angka 100 persen, namun bukan berarti Karawang sudah bebas corona. Bahkan tak menutup kemungkinan akan bertambah, jika perilaku masyarakat masih tidak peduli dan cuek.

Mengingat, angka ODP dan PDP terus bertambah setiap hari. Tak hanya itu, masih ada pula PDP yang meninggal dunia, namun belum sempat diambil sampel uji swab untuk mengetahui PDP tersebut terinfeksi atau tidak.

“Hampir setiap hari ada pula yang meninggal baik itu ODP, PDP, atau rapid reaktif. Jumlah ODP yang meninggal 3 orang, PDP yang meninggal 24 orang, dan Rapid reaktif yang meninggal 20 orang,” tandasnya.(naz/zak)

Baca juga

Leave a Comment