Selama Pandemik Covid-19, Sentra Keramik Plered Sepi Pengunjung

Para pelajar sedang belajar membuat keramik di UPTD Sentra Pengembangan Keramik Plered Purwakarta sebelum masa pandemik Covid-19

PURWAKARTA-Situasi pandemik Covid-19 membuat salah satu destinasi wisata edukasi di Kabupaten Purwakarta yaitu Sentra Pengembangan Gerabah atau Keramik Plered sepi pengunjung.

Hal itu sudah terjadi selama 3 bulan penerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dibsejumlah dareah sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 termasuk di Purwakarta.

Kepala UPTD Sentra Keramik Plered Purwakarta, Mumun Maemunah mengatakan, untuk tahun 2020 ini pihaknya menargetkan sebanyak 15.000 pengunjung datang ke sentra gerabah berbahan baku tanah liat tersebut. Namun akibat, pandemik Covid-19, target tersebut kecil kemungkinan terealisasi.

“Sengat menurun, hingga pertengah tahun ini, pengunjung hanya berkisar 1.000 orang saja dan itu jauh dari target kami,” kata Mumun, Jumat (5/6/2020).

Berbeda dengan tahun lalu, lanjut Mumun, di catur wulan pertama (Januari hingga April 2019) saja, jumlah pengunjung ke Wentra Keramik Plered tak kurang dari 2.000 orang.
Pengunjung didominasi pelajar dari dalam Purwakarta bahkan luar derah.

“Kebanyakan pengunjung pelajar, seperti pelajar dari Bogor, Bandung, Karawang dan Jakarta bahkan mahasiswa dari berbagai kampus ternama,” ungkapnya.

Situasi tersebut, pastinya berdampak pula pada sisi promosi keramik Plered yang diketahui sudah menjadi pemasok kebutuhan keramik hingga pasar asia hingga Eropa.

“Bukan hanya target jumlah pengunjung, tapi secara tidak langsung juga berdampak pada promosi juga,” jelasnya.

Mumun berharap, situasi pandemi Covid 19 segera berlalu sehingga kehidupan hingga sektor wisata edukasi pun kembali berjalan normal.

“Semoga saja situasi segera pulih dan pengunjung pun kembali ramai,” pungkasnya.(wes/zak)

Baca juga

Leave a Comment