Bupati Cellica Tinjau Langsung Lokasi Banjir ROB di Cibuaya

Bupati Karawang saat meninjau langsung lokasi banjir ROB di Kecamatan Cibuaya

KARAWANG-Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, meninjau salah satu titik yang terdampak banjir rob di Desa Cemara Jaya, Kecamatan Cibuaya, Jumat (5/6/2030) siang bersama Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, dan kepala OPD. Selain meninjau, Bupati bersama rombongan juga menyerahkan bantuan sekitar 2 ton beras untuk warga setempat yang terdampak.

Kedepan, pemerintah berencana untuk membangun dapur umum dan merelokasi warga setempat agar mau pindah dari tempat tinggalnya. Karena, selain banjir rob, rumah warga juga banyak yang terdampak abrasi dan mengakibatkan rusak parah.

“Kita sudah siapkan lokasi untuk relokasi. Warga setuju,” ujar Cellica.

Cellica menjelaskan, banjir rob tak hanya melanda Desa Cemara Jaya saja. Namun juga melanda hampir seluruh pesisir Pantai Utara di Karawang. Data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat ada tujuh kecamatan yang dilanda banjir rob.

Banjir rob melanda pesisir Pantai Utara Karawang, Rabu (3/6/2020) malam. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Karawang sebanyak tujuh kecamatan terdampak banjir tersebut. Ketujuh kecamatan tersebut adalah Kecamatan Tirtajaya (Desa Tambaksari), Tempuran (Desa Ciparage), Pedes (Sungaibuntu), Cilamaya Wetan (Sukakerta), Kecamatan Cibuaya (Desa Cemarajaya dan Sedari), Kecamatan Cilebar (Desa Pusakajaya dan Desa Mekarpohaci) dan Kecamatan Pakisjaya.

Cellica menuturkan, banjir rob terjadi akibat aktivitas gelombang laut yang cukup tinggi. Bahkan saat meninjau juga kondisi ombak laut cukup besar.

“Siang ini surut, mudah-mudahan tidak ada banjir rob nanti malam. Laporan warga banjir rob terjadi saat malam hari,” katanya.

Sementara, Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gelombang tinggi di Karawang diperkirakan terjadi selama sepekan.

“Warga sudah kami peringatkan. Terutama nelayan,” ujarnya.

Tak hanya banjir rob, warga juga diminta waspada adanya angin puting beliung. Mengingat curah hujan yang tinggi dan disertai angin yang cukup kencang.

“Kami masih merilis berapa jumlah keluarga yang terdampak. Tapi yang jelas, bisa dilihat, beberapa bangunan rumah warga rusak,” pungkasnya. (red).

Baca juga