Ratusan Mahasiswa TI UBP Karawang Kuliah Umum Aplikasi dan Penerapan Motion dan Time Study Dalam Industri

Mahasiswa dan civitas UBP Karawang foto bersama.

KARAWANG-Sedikitnya 291 mahasiswa program studi Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Universitas Buana Perjaungan Karawang (UBP Karawang) mengadakan kuliah umum Analisis Perancangan Kerja & Ergonomi untuk kesekian kalinya, Sabtu (26/10/2019).

Kuliah umum yang menghadirkan dosen senior Teknik Industri Undip, Dr. Heru Pratawa, bertemanakan ‘Aplikasi dan Penerapan Motion & Time Study dalam Industri’, bertempat di ruang seminar, gedung Rektorat UBP Karawang. Kuliah umum tersebut merupakan agenda rutin tahunan dan merupakan rangkaian acaran Dies Natalis HMTI (Himpunan Mahasiswa Teknik Industri) ke-4 UBP Karawang.

Baca juga : Ini Deretan Prestasi Yang Diraih Mahasiswa UBP Karawang Periode 2015-2019

“Alhamdulillah, kuliah umum berjalan lancar dan sukses, bahkan jumlah peserta yang hadir melebihi kuota panitia, sehingga harus dilakukan ruang tambahan dengan menggunakan infocus, dan semua peserta sangat antusias mengikutinya hingga acara berakhir,” ujar Ketua Panitia, Aldy Yogaswara, kepada Prasastijabar.com, Senin (28/10/2019).

Aldy Yogaswara menjelaskan, pemateri kuliah umum disampaikan oleh Dr. Ir. Heru Pratawa, DEA., yaitu dosen senior Teknik Industri UNDIP Semarang, yang juga Wakil Ketua Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI), bertujuan untuk menambah keilmuan teknik industri khususnya mata kuliah Analisi Perancangan Kerja & Ergonomi.

Baca juga : Sah, 675 Mahasiswa UBP Karawang Angkatan Pertama Jadi Sarjana

“Sekaligus bekal kami untuk persiapan menghadapi era globalisasi, industri 4.0 dan jangka pendeknya untuk persiapan kami menghadapi tugas akhir,” ucapnya.

Kaprodi Teknik Industri UBP Karawang, Ade Suhara, mengatakan, perkembangan industri sekarang perlu diketahui oleh para mahasiswa sebagai penunjang terhadap keilmuan teknik industri yang telah dipelajari.

Baca juga : Dapat Program Beasiswa Double Degree, Tujuh Mahasiswa UBP Karawang Terbang ke Jepang

“Sehingga dapat menambah wawasan mengenai skill industri yang harus dimiliki untuk menghadapi dunia kerja,” kata Ade. (red).

Baca juga