Pemkot Bekasi Larang Halal Bihalal Saat Lebaran

ilustrasi

BEKASI-Untuk menghindari terjadinya kerumuman yang berpotesi penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Bekasi melarang warganya melakukan halal bihalal saat perayaah Idul Fitri 1441 Hijriah. Bahkan masyarakat diminta untuk merayakan lebaran di rumah saja.

“Intinya Jabodetabek kalau lihat dari pernyataan dari Kakorlantas tetap membatasi pola pergerakan. Karena sesuai PSBB yang berlaku,” kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto seperti dilansir Wartakota, Sabtu (16/5/2020).

Ia meminta masyarakat merayakan mulai malam takbiran, hingga hari raya lebaran di rumah saja dengan sanak saudara terdekat.

“Di rumah saja dengan sanak saudara terdekat, jangan ada pegerakan kerumuman. Solat saja dilakukan di rumah,” jelasnya.

Senada, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi juga mengungkapkan jajarannya bersama Kepolisian dan TNI tetap memperketat pemberlakukan PSBB di masa hari raya lebaran.

Semua pergerakan akan diawasi oleh petugas di lapangan. Bagi mereka yang tidak ada kepentingan keluar rumah dan melanggar PSBB, maka petugas akan menindakan dengan memutar balik.

“Semua sama-sama ketat, di DKI ketat, kita ketat. Terus tranportasi juga kan susah, berharap tidak ada kerumunan keramaian lah di hari raya, di rumah saja,” beber dia.

Tak hanya itu, Rahmat juga meminta semua unsur masyarakat termasuk jajarannya di pemerintahannya melakukan halal bi halal.

Semua diminta bersabar sampai pandemi corona ini hilang. Atau minimal tren penambahan kasus menurun.

“Unsur masyarakat jangan halal bi halal, Kalau jajaran di Pemda saya sudah bilang engga perlu lagi halal bihalal ke wali dan keluarga wali kota atau antar pejabat dan sebagainya. Gunakan teknologi saja,” papar dia.(red)

Baca juga

Leave a Comment