
Pers Conference Gugus Tugas Covid-19 Karawang pada Rabu 8 April 2020
KARAWANG-Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana mengumumkan adanya tambahan satu orang yang terkonfirmasi positif terpapar corona meninggal dunia. Sehingga kini total kasus meninggal di Kota Pangkal Perjuangan menjadi dua orang.
“Untuk korban meninggal dunia tadi malam sudah dimakamkan di daerah Karawang Timur,” ujar dr. Fitra, Rabu (8/4/2020).
Ia juga menyampaikan adanya penambahan jumlah pasien positif sebanyak satu orang. Sehingga kini terdapat 39 kasus positif.
Satu orang yang terkonfirmasi positif corona diketahui setelah melalui rapid test oleh Rumah Sakit Paru Jatisari. Pasien positif tersebut sebelumnya berstatus ODP namun merasakan gejala.
Baca Juga: Pelajar Karawang Bersaing Dengan Corona
Sementara, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 2.240 orang, selesai pemantauan 1.184 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 1.056 orang.
“Untuk PDP total ada 61 orang, selesai pengawasan 27 orang dan masih dalam pengawasan 33 orang,” tutur dr. Fitra.
Ia menambahkan, kini adan kategori baru dalam pedoman penanganan virus corona dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kategori baru yakni orang tanpa gejala atau OTG.
“Di Karawang ada 89 orang dan telah selesai lima orang, total ada 84 orang masih dipantau,” kata dr. Fitra.
Dijelaskan dr. Fitra, OTG adalah seseorang yang tidak bergejala tapi berisiko telah tertular virus corona dari pasien Covid-19. Selain itu, OTG memiliki kontak erat dengan kasus positif Covid-19.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Karawang Imbau Masyarakat Tidak Menolak Jenazah Covid-19
Kontak erat yang dimaksud adalah aktivitas berupa kontak fisik, berada dalam satu ruangan, ataupun telah berdekatan dengan jarak kurang dari 2 meter dengan PDP maupun pasien positif corona dalam waktu 2 hari sebelum kasus timbulnya gejala, hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.
“Lalu, siapa saja yang termasuk kontak erat? ada beberapa kategori yang memiliki kontak erat dengan PDP dan pasien positif Covid-19. Diantaranya adalah petugas medis, orang dekat pasien yang kontak erat, dan orang yang berada dalam satu kendaraan dengan PDP atau pasien positif,” jelasnya.
Yang menjadi sulit, lanjut dia, adalah OTG tidak memiliki ciri-ciri khusus, karena tidak memiliki gejala virus corona. Namun, masyarakat diminta tidak panik, karena dengan penggunaan masker kain bisa mencegah penyebaran virus.(naz)
