Ketersinggungan Paslon ENAK Harus Jadi Bahan Evaluasi KPU dan Bawaslu

Paslon Enak saat serahkan syarat dukungan ke KPU Karawang.

KARAWANG-Ketersinggungan bakal calon perseorangan ENAK saat ini merupakan hal yang wajar dan seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi kinerja KPU Karawang dan Bawaslu khususnya.

Hal itu disampaikan mantan Komisioner KPU Karawang, Adam Bachtiar, ketika menyikapi garangnya pernyataan bakal calon wakil Bupati Karawang dari jalur perseorangan, Asep Agustian, yang akan menyoroti kinerja Bawaslu Karawang.

Menurut Adam, KPU dan Bawaslu harus mampu membuktikan profesionalitasnya sebagai penyelenggara Pilkada. Selain harus taat pada peraturan yang berlaku, mereka juga harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak karena kesuksesan Pilkada “tidak hanya” sebatas peran kedua lembaga tersebut.

“Oleh sebab itu, KPU dan Bawaslu harus mampu menciptakan kenyamanan,” katanya kepada Prasastijabar.co.id, Kamis (30/7/2020).

Baca juga : Meski Tak Bisa Penuhi Syarat Dukungan, KPU Apresiasi Sikap Gentleman Paslon ENAK

Adam menjelaskan ketika pada saat pencocokan dan penelitian (Coklit) beberapa waktu kemarin. Walaupun Coklit terhadap Muspida yang warga Karawang dilakukan pada hari pertama, hanya sebatas bentuk ‘penghargaan’ bukan kewajiban, seharusnya dilaksanakan dengan penuh pertimbangan.

“Secara kebetulan coklit hari pertama bertepatan dengan hari lahir Bupati Karawang, maka seharusnya diundur waktunya mengingat yang bersangkutan berniat mencalonkan kembali karena bisa menimbulkan persepsi negatif dan kegaduhan,” ujarnya.

Terlebih tidak ada aturan yang dilanggarnya dan hanya sebatas seremonial belaka. Disinilah perlunya sebuah kebijakan. Adam yakin, apabila hal ini dikonsultasikan pada KPU RI mereka bisa memahaminya.

“Kita sangat berharap pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan tertib, aman dan nyaman sehingga pelaksanaan pesta demokrasi bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment