Kedua Terduga Teroris Sering Ikuti Pengajian di Bandung Barat

Ustaz Ahmad Rifai

CIANJUR-Kedua terduga teroris, DS dan DK, sering mengikuti kegiatan pengajian dengan seorang dosen di salah satu wilayah di Kabupaten Bandung Barat. Bahkan, keduanya sering mengumpulkan sejumlah teman di kontrakan di Kampung Cihaur 1 RT 01 RW 04, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Cianjur

“DS mulai tinggal di Kampung Cihaur 1 sejak usia 13 tahun, setelah ayahnya menikah dengan warga di wilayah tersebut. Setelah lulus SMK, dia melanjutkan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Bandung,” kisah Ustaz Ahmad Rifai (30), tokoh agama setempat, Kamis (14/11/2019).

DK melanjutan kuliahnya Bandung, karena mendapatkan beasiswa dari sekolahnya. Namun, menurutnya, saat kuliah perilaku dan pemikiran DS tentang ibadah serta agama mulai berbeda.

Baca juga : Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris

“Sebelumnya DS ibadahnya sangat bagus, bahkan sering azan juga. Ngajinya juga rajin, di sekolahnya berprestasi, namun setelah lama di Bandung pandangan soal agama sering bertentangan,” kata dia.

Menurut Ahmad, dirinya sempat berdebat dengan DS terkait pandangannya tersebut. Apalagi setelah DS membahas soal jihad dan pergerakan radikal, hingga membahas mati di jalan yang mulia, termasuk jaminan masuk surga bila berjihad.

“Sempat berdebat cukup keras dengan dia soal pandangannya yang keliru tersebut. Terlebih soal cita-citanya mati mulia jika berjihad terhadap apa yang dianggapnya salah,” ungkapnya.

Baca juga : DS, Terduga Teroris Bekerja Sebagai Staf TU di MTsN 3 Cianjur

Ia menambahkan, setelah berhenti kuliah di tahun pertama, DS yang kembali ke lingkungan rumahnya juga sering membawa beberapa orang temannya hingga turut mendebat Ahmad soal pemahaman agama dan ibadahnya.

“Pernah saya tegur ketika waktunya salat Jumat, mereka malah pergi. Katanya sudah biasa pergi ke masjid di luar kampung sini. Bahkan orang tuanya pun menyerahkan DS untuk diluruskan kembali,” tuturnya.

DS juga memiliki agenda rutinan dalam satu pekan, ada dua hari pertemuan DS mengikuti pengajian di tempat seorang dosenya di wilayah Bandung Barat.

“Untuk tempat dan yang memimpinya itu siapa belum diketahui, namun yang jelas bersama seorang dosen di wilayah Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya. (zie/tif).

Baca juga