Jual Narkoba Saat Demo Omnibus Law, Tiga Orang Ini Diringkus Polisi

Ekspose penangkapan penjual narkoba yang turut menjadi massa aksi unjuk rasa Omnibus Law di Cianjur

CIANJUR-Satres Narkoba Polres Cianjur berhasil meringkus tiga orang pendemo yang kedapatan menjual ganja dan pil ekstasi saat unjuk rasa penolakan undang-undang Omnibus Law di depan gedung DPRD Cianjur beberapa waktu lalu. Ketiga orang tersebut merupakan masa aksi yang berinisial JA, AU dan IF.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai mengatakan, kejadian terungkap ketika polisi melakukan penangkapan terhadap seorang pendemo berinisial AU yang saat itu diamankan karena diketahui membawa pil ekstasi untuk dijual kepada para pendemo lainnya.

Tak hanya itu, pada saat berjalannya aksi polisi juga berhasil mengamankan tersangka lainnya yang berinisial JA dan IF yang kepergok membawa narkoba jenis ganja.



“Dari orang tersebut kita langsung melakukan pengembangan hingga kedapatan dua orang lagi yang kepergok membawa ganja,” ujarnya saat jumpa pers di depan gedung Satres Narkoba Polres Cianjur, Kamis (15/10/2020).

Setelah dilakukan pengembangan lanjut Rifai, anggotanya langsung menggeledah rumah kediaman IF yang berada di Kecamatan Pacet karena diduga IF tersebut merupakan bandar narkoba jenis ganja.

“Setlah dilakukan penggeledahan terhadapnya rumah IF, kita menemukan 4 bungkus kertas warna coklat yang berisikan ganja di dalam lemari plastik kamar rumahnya,” ungkap Rifai.

Dari tiga tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 25,83 gram narkoba ganja milik JA, Riklona sebanyak 600 butir milik AU dan 117.08 gram jenis ganja milik IF.

Akibat perbuatannya para pelaku dijerat pasal 14 ayat (1) Jo pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 62 UU RI No. 05 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman 5 tahun sampai 12 tahun penjara.(wan/zak)

Baca juga

Leave a Comment