Jelang Imlek, Pesanan Kue Keranjang Turun Hingga 50 Persen

Kue Keranjang yang diproduksi di Cianjur untuk didistribusikan ke berbagai daerah

CIANJUR-Menjelang perayaan Hari Raya Imlek 2020, para pengrajin kue keranjang sudah mulai disibukan dengan produksi untuk memenuhi pesanan. Namun, tahun ini terjadi penurunan pesanan hingga 50 persen dibandingkan tahun 2019 lalu yang mencapai 3 ton.

Salah seorang pengrajin Kue Keranjang di Cianjur, Wawa Ang (47) mengaku sudah melakukan produksi sejak satu bulan lalu. Kedati pesanan yang tahun lalu mencapai 3 ton, kini hanya 1,5 ton saja.

Baca Juga: Kode Keras PPP Bakal Usung Herman Suherman di Pilkada Cianjur

“Tidak hanya dari Ciajur saja, tingkat pesanan tersebut juga berasal sejumlah luar kota seperti Bandung, Bogor Sukabumi dan Jakarta telah melakukan pemesanan sejak satu bulan terakhir,” katanya, Senin (20/1/2020).

Menurunnya tingkat pesanan yang menurun diduga karena sekarang masyarakatnya jarang membagi-bagikan kue keranjang untuk warga sekitar.

Dipaparkan dia, kue keranjang yang menjadi makanan ciri khas saat perayaan imlek tersebut di jual seharga Rp42.000 per kilogramnya. Sedangkan harga di pasaran mencapai Rp45.000 per kilogramnya.

“Selain dikonsumsi kue keranjang tersebut juga digunakan sebagai sajen untuk para leluhur disetiap tempat yang melakukan perayaan hari raya imlek karena dipercayai akan membawa berkah,” pungkasnya.(zie/zak)

Baca juga

Leave a Comment