fbpx

Ini 20 Poin Fasos Fasum yang Jadi Perhatian Pansus DPRD

H. Endang Sodikin

KARAWANG-Terdapat 20 poin fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) di yang menjadi perhatian Pansus Raperda DPRD Karawang. Dimana beberapa poin diantaranya hingga kini masih menjadi permasalahan yang merugikan masyarakat perumahan.

Ketua Pansus Fasos Fasum DPRD Karawang, H. Endang Sodikin memaparkan, 20 poin yang masuk dalam draf raperda dibagi mejadi tiga kategori yakni prasarana, sarana dan utilitas. Hal itu akan menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh pengembang perumahan untuk kepentingan masyarakat.

“Ada empat point prasarana, sembilan poin sarana dan tujuh poin utilitas,” papar politisi Gerindra yang akrab disapa Kang Hes tersebut, Kamis (16/1/2020).

Baca Juga: Berikan Kepastian Hukum, DPRD Karawang Bahas Raperda Fasos Fasum Secara Rinci

Dalam kategori prasarana yaitu jaringan jalan, jaringan saluran pembuangan air limbah, jaringan saluran pembuangan air hujan (drainase) dan tempat pembuangan sampah (TPS).

Sembilan poin dalam kategori sarana adalah sarana perniagaan/perbelanjaan, sarana pelayanan umum dan pemerintah, sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana peribadatan, sarana rekreasi dan olahraga, sarana pemakaman/tempat pemakaman, sarana pertamanan dan ruang terbuka hijau, serta sarana parkir.

Lalu, tujuh poin yang masuk dalam kategori utilitas adalah jaringan air bersih, jaringan listrik, jaringan telepon, jaringan gas, jaringan transportasi, sarana pemadam kebakaran dan sarana penerangan jalan umum.

Nantinya, lanjut Kang Hes, akan ada klasifikasi perumahan yang harus memenuhi semua poin fasos fasum tersebut, ada pula yang boleh hanya beberapa poin saja.

“Untuk klasifikasi akan diatur dalam perbub (peraturan bupati). Misalkan perumahan 1.000 rumah yang dibangun di atas lahan kurang dari 15 hektar hanya harus memenuhi beberapa poin saja, dan yang di atas itu wajib memenuhi semua poin tersebut,” jelasnya.(zak)

Baca juga

Leave a Comment