Imbas Virus Corona, Stok Bawang Putih Berkurang

Pedagang Bawang Putih di Pasar Induk Pasirhayam Cianjur

CIANJUR-Sejumlah pedagang bawang putih di Pasar Induk Pasirhayam, Kabupaten Cianjur kesulitan mendapatkan barang. Hal itu diduga karena pemberhentian sementara impor bawang putih dari Tiongkok karena penyebaran virus corona.

Eman Sulaeman (37) Pedagang Bawang Putih di Pasar Induk Pasirhayam mengatakan, minimnya pasokan bawang putih impor asal Tiongkok tersebut disebabkan adanya pemberhentian impor sementara karena adanya viros corona.

“Menurutnya sejumlah pemasok, minimnya stok bawang putih impor tersebut karena adanya pemberhentian sementara barang dari negara Cina akibat adanya virus corona,” ungkapnya.

Baca Juga: Soal Lonjakan Harga Cabai, Diskoperindag Cianjur Segera Lakukan Upaya Stabilitas Harga

Ia menambahkan, akibat tingginya harga bawang putih, mempengaruhi daya beli masyarakat yang berkurang. Saat ini stok sebanyak 10 kilogram bisa dijual selama tiga hari, sedangkan sebelumnya stok mencapai 20 kilogram dapat dijual dalam waktu dua hingga tiga hari.

“Hingga saat ini kalau merugi tidak, hanya saja daya beli masyarakat berkurang. Saya berharap stok bawang putih segera kembali normal, agar harganya pun bisa kembali stabil,” ungkap dia.

Sementara, Arif (32) pedagang bawang putih lainnya memaparkan, pasokan bawang putih sudah mulai sulit sekitar tiga pekan terkahir. Hal itu menyebabkan terjadinya lonjakan harga.

Baca Juga: Buntut Pasokan Berkurang, Harga Cabai Merah Melonjak Tajam

“Sebelumnya dalam satu hari hingga dua hari pasokan bawang putih bisa mencapai 20 kilogram sekali kirim, namun sekarang hanya sebanyak 10 kilogram saja,” katanya, Kamis (6/2/2020).

Akibat dari minimnya stok bawang putih, lanjut dia, harga jual bawang putih mencapai Rp55.000 per kilogram. Padahal sebelumnya hanya dijual berkisar Rp25.000 per kilogram.

“Saat ini harga dari pemasok itu mencapai Rp960.000 per karung seberat 20 kilogramnya, sebelumnya berada diangka sekitar Rp4500.000 hingga Rp500.000 per karungnya,” pungkasnya.(zie/zak)

Baca juga