fbpx

Buntut Pasokan Berkurang, Harga Cabai Merah Melonjak Tajam

Deni Rustandi (43) pedagang cabai di Pasar Pasirhayam Cianjur.

CIANJUR-Dipicu pasokan ke sejumlah pasar di Kabupaten Cianjur berkurang, membuat harga cabai mengalami kenaikan sebesar Rp20.000 per kilogram, akibatnya tingkat daya beli mengalami penurunanan.

Deni Rustandi (43), pedagang sayauran di Pasar Induk Pasirhayam, Kabupaten Cianjur menjelaskan, harga cabai sudah mulai mengalami kenaikan harga sekitar satu bulan terakhir.

“Saat ini harga cabai merah mencapai Rp70.000 asalnya sebesar Rp50.000 per kilogramnya, sedangkan harga normalnya berkisar Rp30.000 per kilogramnya,” katanya, Kamis (23/1/2020).

Naiknya harga cabai merah tersebut, kata dia, karena beberapa faktor seperti pasokan cabai berkurang dan gagal panen, sedangkan permintaan terus meningkat sehingga harganya pun terus meningkat.

“Pasokan cabai yang dipesan dari Pasar Caringin Bandung tersebut sudah mulai berkurang semenjak tiga pekan terakhir,” jelasnya.

Baca juga : Sempat Melonjak, Harga Ayam Potong Kini Kembali Normal

Ia menyebutkan, semenjak terjadinya kenikan harga cabai berbuntut tingkat daya beli masyarkat pun mengalami penurunan, karena sejumlah pelanggan memilih mengurangi pengunaan cabai.

“Banyak pelanggan yang keberatan, bahkan tidak jarang mereka tidak jadi membeli. Sebelum harganya naik dalam satu hari bisa menjual cabai sebanyak 25 kilogram per hari, namun saat ini hanya sekitar 15 kilogram saja per harinya,” tuturnya.

Selain cabai merah, tambahnya, harga cabai kriting dan cabai rawit juga mulai mengalami lonjakan harga. Saat ini untuk harga cabai kriting naik dari Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

“Sedangkan cabai rawit semula berkisar sekitar Rp30.000 jadi Rp100.000 per kilogramnya,” tutupnya. (zie/tif).

Baca juga

Leave a Comment