9 Cara Memilih Sekuritas untuk Memulai Investasi Saham!

Banyaknya perusahaan sekuritas yang saat ini ada di Indonesia, tentu akan membuat bingung siapapun yang ingin memulai berinvestasi saham. Bagi yang belum mengetahui apa itu sekuritas, sekuritas merupakan pihak atau perusahaan yang bertugas sebagai perantara antara investor dan pasar modal dalam proses transaksi jual-beli saham.

Baca Juga: 20 Istilah kata dalam Investasi Saham, Pemula Wajib Tau!

Dalam menentukan sekuritas, kita harus tahu betul tentang apapun yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut terhadap investor. Selain itu, kita juga harus tahu apa yang menjadi kekurangan dari sekuritas yang akan kita pilih nanti.

Berikut dibawah ini beberapa cara memilih sekuritas sebelum memulai investasi saham :

1. Pastikan Resmi dan Terdaftar

Hal yang paling utama sebelum kita memilih sekuritas , pastikan sekuritas tersebut merupakan perusahaan yang sudah resmi dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Untuk melakukan pengecekannya, kita bisa mengunjungi laman ini https://www.idx.co.id/investor/perusahaan-sekuritas-di-kota-anda/

2. Cari Informasi Tambahan di Mesin Pencari

Mencari informasi tambahan terkait sekuritas tertentu di mesin pencari merupakan hal perlu juga kita lakukan. Kita harus benar-benar memastikan apakah sekuritas tersebut memiliki rekam jejak yang tidak baik?

Selain itu, kita juga bisa mencari beberapa testimoni dari orang lain yang pernah menggunakan sekuritas tersebut.

3. Setoran Awal

Ketika kita ingin memulai investasi saham, pertama kali kita harus membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) di perusahaan sekuritas. Setiap perusahaan sekuritas memiliki ketentuan yang berbeda-beda terkait besaran setoran awal saat pembukaan rekening.

Setoran awal sekuritas bermacam-macam, ada yang mengharuskan deposit minimal sebesar 10jt, namun ada juga yang menawarkan setoran awal yang relatif kecil, yakni hanya ratusan ribu rupiah.

Dalam tahap ini, kita harus bisa menyesuaikan antara besaran minimal setoran awal dengan alokasi dana yang akan kita gunakan untuk dijadikan modal investasi.

4. Biaya Transaksi

Setiap transaksi yang kita lakukan membutuhkan biaya, atau sering disebut sebagai “fee”. Biaya transaksi ini akan dibebankan ketika kita melakukan transaksi jual-beli saham di sekuritas tersebut.

Besaran transaksi setiap sekuritas berbeda-beda. Biasanya, sekuritas yang menawarkan besaran setoran awal yang lebih tinggi, akan menetapkan biaya transaksi yang relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan sekuritas yang menawarkan besaran setoran awal yang rendah.

5. Memiliki Informasi Analisis Perkembangan Saham

Hal ini sangat diperlukan bagi kita yang mungkin masih baru dalam membaca atau menganalisa saham. Karena hasil riset analis ini nantinya bisa kita jadikan sebagai salah satu referensi sebelum kita melakukan jual atau beli saham.

6. Memiliki Informasi Seputar Saham

Dalam proses investasi nanti, tentu kita akan membutuhkan informasi-informasi seputar saham yang membantu kita untuk menentukan keputusan dalam berinvestasi.

Selain itu, kita juga harus pastikan bahwa sekuritas tersebut memiliki informasi tentang dasar-dasar melakukan investasi, hal tersebut akan sangat membantu bagi para pemula dalam dunia investasi saham.

7. Memiliki Layanan Transaksi Online

Sebagian besar sekuritas saat ini memiliki fitur atau layanan transaksi online. Maka tugas kita selanjutnya adalah memastikan fitur-fitur apa saja yang disediakan oleh sistem atau aplikasi yang dimiliki oleh sekuritas tersebut.

Untuk mengetahui informasi ini, kita bisa memulainya dengan cara menonton beberapa video ulasan tentang aplikasi yang dimiliki oleh sekuritas tertentu.

8. Memiliki Kemudahan Pembukaan Rekening

Pastikan sekuritas yang akan kita pilih nanti memiliki kemudahan dalam proses pembukaan rekening. Artinya, proses pembukaan rekening dapat kita lakukan secara online, tanpa kita harus mendatangi kantor sekuritas tersebut.

9. Data Realtime

Jika nantinya kita memiliki rencana untuk melakukan trading saham, maka kita harus mencari sekuritas yang memiliki data seacara realtime. Hal ini sangat penting agar kita tidak mengalami kesalahan dalam menentukan nilai saham saat melakukan jual-beli.

Baca Juga: Investasi Saham Memang Menggiurkan. Tapi, Perhatikan 4 Hal Mendasar Ini Sebelum Memulai!

Baca juga

Leave a Comment