
Dua orang atlet disabilitas dan Ketua NPCI Cianjur Abes.
CIANJUR-Dua orang atlet disabilitas Kabupaten Cianjur mulai melakukan Pelatihan Daerah (Pelatda) di Bandung Jabar,untuk persiapan ikuti Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) ke-16 di Papua 2020.
Ketua Nasional Paralympic Committes Indonesia (NPCI) Kabupaten Cianjur, Abes, menjelaskan, kedua atlet yang mewakili Cianjur tersebut untuk cabor Bulutangkis, Devi, dan Ahmad di Boccia.
“Seharusnya yang berangkat untuk mengikuti Pelatda di Bandung ada tiga orang, namun karena tidak di izinkan orang tuanya, satu orang tidak jadi ikut,” katanya, Kamis (23/1/20202).
Baca juga : Sempat Dikabarkan Hilang, Udan Ditemukan Tak Bernyawa
Ia menyebutkan, kedua atlet tersebut akan menjalani Pelatda hingga Oktober atau selama delapan bulan. Setelah itu kembali ke Cianjur dan pada November langsung diberangkatkan ke Papua untuk mengikuti Peparnas.
“Selama Pelatda mereka diberikan pelatihan dan bimbingan oleh pelatih yang sudah disiapakan Pemprop Jabar, selain itu juga mereka mendapat mendapatkan fasilitas penunjang lainnya,” ujarnya.
Namun, lanjutnya, keberangkatan kedua atlet yang mewakili Kabupaten Cianjur tersebut tidak mendapatkan perhatian dari pihak Pemkab Cianjur.
“Untuk memberangkatkan kedua atlet tersebut pun, karena tidak ada dana dan sponsor, kami terpaksa harus menyewa kendaraan itu pun tidak bayar langsung,” bebernya.
Baca juga : PN Cianjur Gelar Sidang Perdana Kasus Meninggalnya Ipda Erwin
Ia menyebutkan, sudah hampir selama lima tahun NPCI tidak mendapatkan anggaran dari Pemkab Cianjur untuk membina atlet disabilitas, akibatnya beberapa atlet disabilitas memilih pindah domisi ke luar daerah.
“Saya sangat berharap Pemkab Cianjur segera memperhatikan nasib atlet disabilitas karena Cianjur memilik atlet yang berpontensi untuk mengharumkan nama Cianjur,” pungkasnya. (zie/tif).
