fbpx

Dimaki dan Viral di Medsos, Aiptu Hadi Mengaku Sedih

Aiptu Hadi Sutanto saat melaporkan kejadian perekaman dirinya yang viral di medsos ke penyidik Satreskrim Polres Purwakarta

PURWAKARTA-Anggota Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Purwakarta yang sempat di maki-maki tanpa sebab oleh pengguna jalan saat dirinya bertugas, mengaku sedih dan kaget ketika mengetahui dirinya menjadi bagian dari video yang diunggah dan viral di media sosial.

Anggota Satlantas Polres Purwakarta tersebut yakni Aiptu Hadi Sutanto, mengetahui dirinya sudah viral setelah melihat dari salah satu grup Whatsapp (WA).

“Saya enggak tahu saat di maki-maki dan direkam seperti itu, karena saya lagi fokus bertugas. Taunya saat buka HP di grup WA sudah ada video tersebut. Jujur saya kaget dan sedih,” Ujar Anggota Satlantas yang telah menjadi anggota Polisi sejak tahun 2002 silam itu. Selasa, (20/1/2020).

Baca Juga: Pelaku Video Viral Caci Maki Polisi, Sebut Nama “Ibu Maya”. Siapa Sebenarnya Ibu Maya, ?

Saat kejadian, dirinya sedang mengatur lalu lintas secara manual di perempatan Cikopo arah masuk Gerbang Tol Cikampek pada Senin (20/1/2020) sore sekira pukul 16.00 WIB dalam kondisi jalan sedang terjadi kepadatan lalu lintas.

“Saat itu kondisinya sedang terjadi kepadatan sehingga saya mengatur secara manual. Tiba-tiba ada dua mobil dari arah Cikampek memacu kendaraannya dengan cepat menuju gerbang tol Cikampek. Lalu saya berhentikan. Tapi mungkin dia tak menerimanya dan memicu untuk memaki-maki,” ungkapnya.

Viralnya video tersebut, lanjutnya, diketahui tidak hanya dari sesama anggota Polres Purwakarta, namun diakuinya hingga kerabat dan keluarganya pun sampai menghubunginya saat itu untuk menyampaikan rasa simpatik. Bahkan keluarga besarnya pun merasa sakit hati dengan perlakuan yang diterimanya saat bertugas.

Baca Juga: Viral, Pengguna Medsos Caci Maki Polisi Dengan Sebutan Binatang

“Keluarga saya semuanya pun sudah tahu. Mereka juga sakit hati bapaknya lagi atur lalu lintas malah dihina seperti itu. Harusnya itu kan pengemudi itu turun dan bicara secara baik-baik, jangan mengumpat begitu,” ucap bapak dengan empat anak ini.

Lebih lanjut Hadi menjelaskan perihal itu terjadi, saat itu kondisi lampu lalu lintas dalam posisi berwarna hijau. Ia tak tahu karena posisinya berada membelakangi lampu lalu lintas tersebut. Dalam mengatur lalu lintas, Polisi punya kewenangan diskresi yaitu mengatur lalu lintas secara manual saat terjadi kepadatan, sehingga trafik light lalu lintas dilokasi tersebut pungsinya tak berlaku.

“Disitu masyarakat harus mengerti aturan dan saling menghargai. Jika memang ada keperluan yang mendesak saat terjadi kepadatan, silahkan turun dulu dan minta penjelasan ke anggota yang bertugas,” pungkasnya.

Diketahui, untuk menindaklanjuti kejadian itu, Aiptu Hadi Sutanto pun melaporkan para pelaku yang memaki-makinya ke SatReskrim Polres Purwakarta. Dan saat ini dalam tahap penyelidikan.(wes/zak)

Baca juga

Leave a Comment