Bupati Karawang Harus Hati-hati Membuat Kebijakan Pembagian Masker Gratis untuk Masyarakat

Muslim Hafidz

KARAWANG-Bupati Karawang diminta untuk lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan pembangian masker gratis kepada masyatakat. Sebab, di tengah wabah Covid-19 yang semakin mengganas, Pemerintah Daerah Karawang harus melakukan langkah-langkah cepat dan strategis agar mencegah penyebaran di masyarakat.

“Kita ketahui, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana melalui akun Facebook pribadinya menginformasikan kepada masyarakat yang membutuhkan masker agar bisa mengunjungi puskesmas terdekat. Pesan ini dikhawatirkan dapat menimbulkan gejolak di masyarakat, mengingat diinformasikan secara terbuka di media sosial, tanpa disertai petunjuk teknis pelaksanaannya,” ujar Direktur Fi Albaba Muslim Hapidz, Senin (23/3/2020).

Pemerintah Pusat sendiri melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selelu menekankan kepada masyarakat untuk menerapkan ‘social distancing’ atau pembatasan sosial. Melarang kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak karena di situ terdapat peluang penyebaran Covid-19.

“Kita ingatkan Pemerintah Daerah Karawang agar hati-hati dalam proses pendistribusian masker gratis sampai ke tangan masyarakat. Jika tidak dibuatkan petunjuk teknisnya, akan terjadi arus massa yang tidak terbendung. Sebab, saat ini kita ketahui masker sedang langka, sementara kita semua membutuhkan masker. Mendengarkan Bupati akan membagikan masker gratis, ini tentu berpotensi mengundang masyarakat,” ungkap dia.

Harusnya, lanjut dia, Pemerintah Daerah melakukan kerja nyata dalam mengatasi penyebaran Covid-19 ini, misalnya membuat regulasi yang jelas dan tegas terkait pembatasan aktivitas berkumpul di masyarakat.

“Harus juga melakukan disinfektan area-area potensial terdampak, atau menjamin ketersediaan bahan pokok yang murah agar masyarakat tidak semakin tertekan di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.(red)

Baca juga