
Sejumlah upaya dilakukan untuk mencegah longsor di Gunung Padang
CIANJUR-Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten (BPCB Banten) Kabupaten Cianjur, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melakukan sejumlah upaya antisipasi bencana longsor di situs megalitikum Gunung Padang.
Koordinator juru pelihara BPCB Banten Kabupaten Cianjur, Nanang mengatakan, ada dua titik lokasi di sekitar Situ Gunung Padang yang rawan terkena bencana longsor, yaitu lereng barat dan timur.
“Dua titik tersebut sempat terjadi bencana longsor pada musim hujan sebelumnya. Beruntung bencana tersebut tidak mengakibat situs mengalami kerusakan hanya longsoran kecil saja,” katanya.
Menurutnya, saat ini dua titik tersebut sudah ditanami sejumlah pohon keras, seperti pohon bambu, dan pohon rasamala. Selain itu juga daraine yang berada disekitar situs dilakukan perbaikan.
“Karena sempat terjadi longsor, kami dibantu warga sekitar dengan inisiatip melakukan penanaman sejumlah pohon keras didua lokasi tersebut untuk mencegah terjadinya longsor,” jelasnya.
Namun menurutnya, dua lokasi yang sempat mengalami longsor itu masih perlu dilakukan penanggulangan, karena struktur tanah dan penghijauan disekitar lokasi itu masih perlu dilakukan.
“Sejauh ini dari pihak BPBD telah terjun ke situs, dan melakukan survei serta koordinasi. Namun untuk petugas BPBD yang ditugaskan secara khusus hingga saat ini belum ada,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekertaris BPBD Cianjur, Mokhammad Irfan Sopyan, mengtakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan didua lokasi rawan longsor, dan bakal melakukan penanaman pohon keras.
“Kami sudah melakukan survei, tinggal melakukan penanamannya. Selain itu juga saya akan tugaskan RETANA untuk membaca gelaja-gelaja bencana diarea situs tersebut,” pungkasnya.(zie/zak)
