BPBD Cianjur Tetapkan Status Siaga Bencana Pergerakan Tanah Desa Sukaresmi

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Mokhmmad Irfan Sofyan

CIANJUR-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, menetapkan status siaga di lokasi pergerakan tanah di Kampung Cibadak RT02/08, Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Mokhmmad Irfan Sofyan mengatakan, selain menetapkan status siaga di wilayah itu,   BPBD Cianjur juga menyiapkan pos pantau 24 jam untuk mengawasi pergerakan tanah yang terus meluas di kawasan itu.

Baca Juga: Antisipasi Adanya Korban Jiwa, 122 Warga Terdampak Pergerakan Tanah Mengungsi

“Hingga saat ini jumlah warga Kampung Cibadak, Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi  yang diungsikan akibat pergerakan tanah terus bertambah jumlahnya. Karena kondisi tanah yang labil, sehingga berpotensi terus bergerak,” paparnya, Kamis (9/1/2020).

Ia menjelaskan, berdasarkan alat ukur manual yang dipasang dilokasi, menurutnya menunjukan adanya retakan baru karena tanah masih labih, sehingga Membuat tanah terus bergerak terlebih intensitas hujan diwilayah itu masih tinggi.

“Saat ini para korban ditampung di rumah-rumah warga yang dinilai aman, termasuk di pondok pesantren terdekat. Kita juga sudah kordinasi dengan pihak PUPR terkait pengadaan air bersih di tempat-tempat penampungan atau pengungsian sementara,” ujarnya.

Baca Juga: 30 Rumah Terancam Tertimbun Setelah Terjadi Pergerakan Tanah

Irfan menyebutkan, ada dua retakan sepanjang 150 meter dengan lebar atau celah retakan antara 35-50 centimeter, dengan kedalaman retakan sedalam 2 hingga 2,5 meter. Sedangkan lokasi retakan berada di areal persawahan yang posisinya di tebing di atas perkampungan penduduk.

“Untuk menghindari retakan yang lebih luas lagi, areal pesawahan terpaksa dikeringkan, aliran airnya kita stop dulu untuk mengurangi beban tanah,” pungkasnya.(zie/zak)

Baca juga