fbpx

Asyik Main Game, Kumpulan Puluhan Remaja Dibubarkan Polisi

Pelajar yang kedapatan berkumpul dan bermain game di Warnet dibubarkan Polisi.

PURWAKARTA-Puluhan remaja yang sedang asyik bermain game/play stasion di sejumlah warnet terpaksa dibubarkan aparat kepolisian dalam kegiatan KRYD Polres Purwakarta pada Rabu (25/3/2020) dini hari tadi.

Padahal sebelumnya, sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Covid- 19, Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah mengimbau kepada masyarakat untuk membatasi waktu di luar rumah dan tidak berkumpul dengan melibatkan orang banyak termasuk memindahkan kegiatan belajar dari sekolah ke rumah masing- masing siswa.

Namun nyatanya, puluhan pelajar banyak memilih bermain dan berkumpul di warnet ketimbang belajar di rumah dan menuruti imbauan pemerintah tersebut.

Kapolres Purwakarta AKBP Indra Setiawan melalui Kasubag Dal Ops, AKP Apep Kardan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi agar mereka tidak tertular atau menularkan Covid-19 atau yang dikenal dengan virus Corona. Selain itu agar upaya pemerintah menekan dan memutus rantai penularan virus Corona juga berhasil.

Baca juga : Purwakarta Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RW

“Dini hari tadi puluhan pelajar yang terjaring operasi ini tengah asik di warnet. Mereka rata- rata berstatus pelajar SD, SMP hingga SMA. Usai mendapat binaan, mereka langsung kami minta pulang ke rumah masing-masing. Pemantauan akan kami terus lakukan untuk mempersempit resiko dari penyebaran virus ini,” kata Apep, Rabu (25/3/2020).

Selain meminta pelajar pulang ke rumah, lanjut dia, Pihak kepolisian juga memberikan edukasi kepada pengelola tempat bermain game online agar tidak memperbolehkan pelajar menyewa fasilitas di dalamnya.

“Selain itu, kami berharap orangtua agar lebih proaktif mengawasi anak-anak,” harapnya

Apalagi, tambah Apep, di masa libur yang diberikan pihak sekolah bertujuan agar anak-anak atau masyarakat meminimalisir kontak fisik dengan sesama demi antisipasi terjangkitnya Wabah Covid -19 di daerah ini.

“Untuk anak-anak sekolah seharusnya wajib belajar di dalam rumah (selama diliburkan. red). Bukan malah pergi main game atau rekreasi di luar rumah. Maka kami harap para orang tua memperhatikan hal ini,” pungkasnya.

Diketahui, selain warnet, dalam KRYD tersebut jajaran Polres Purwakarta juga menyisir sejumlah tempat yang biasa dijadikan tempat berkumpulnya warga seperti, warung pinggir jalan, cafe, dan tempat umum lainnya. (wes/tif).

Baca juga

Leave a Comment