
Jembatan Sinaruju
KARAWANG-Kepala Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Odang, membantah keras jika jembatan Sirnaruju tidak bermanfaat bagi warga sekitar. Sebab, jembatan itu telah membuka akses satu kampung di Desa Mekarbuana yang sebelumnya terpisah oleh Sungai Cigentis.
Menurut Odang, dengan dibangunnya jembatan tersebut warga di seberang sungai kini bisa berinteraksi dengan mudah bersama warga lainnya. Mereka bahkan bisa mengangkut hasil bumi dan hasil hutan tanpa harus bersusah payah menyeberangi sungai.
“Ada ratusan KK warga kami yang sebelumnya terisolir oleh sungai. Kini akses mereka telah terbuka lebar,” kata Odang, saat dihubungi, Rabu (2/3/2022).
Dijelaskan, sebelumnya warga sempat kesulitan ketika akan mengangkut hasil kebunnya. Mereka harus memikul singkong, durian, juga bambu untuk menyeberangi Sungai Cigentis yang aliran airnya sangat deras.
Bahkan ketika ada warga yang sakit atau meninggal dunia, mereka harus menandunya menuju rumah sakit atau pemakaman.
Setelah dibangun jembatan Sirnaruju tahun 2017, lanjut Odang, kesulitan warga mulai teratasi. “Mereka senang. Bahkan mereka ingin pembangunan jalan dilanjutkan dengan dibangun jalan lingkar menuju Curug Bandung hingga Curug Cigentis,” ujar Odang.
Menurutnya jika jalan lingkar menuju Curug Cigentis terwujud, maka Desa Mekarbuana akan lebih maju lagi. Dunia pariwisata di desanya akan lebih hidup karena jalur transportasi jadi lebih mudah.
“Mungkin kecelakaan lalu-lintas akan semakin kecil, karena tidak ada lagi kendaraan yang simpangan di jalan sempit,” pungkas Odang.(red)
