17 Orang Meninggal di Cianjur Akibat Bencana

Kepala SAR Bandung, Deden Ridwansyah.

CIANJUR-Kantor Sar Bandung mencatat selama tujuh bulan terakhir ada 17 kasus orang meninggal karena bencana di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Rata-rata mereka meninggal karena tenggelam.

Kepala Sar Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan, dari 17 kasus tersebut rata-rata mereka meninggal karena tenggelam.

“Selain dari tenggelam ada juga yang terbawa banjir bandang, tertimbun longsor,” ujarnya, Selasa (15/9/2020).



Sejauh ini, ia menilai untuk wilayah Cianjur daerah yang memang rawan terjadi bencana ada empat empat titik.

“Baik itu di Cirata, pantai selatan, saat hujan besar juga ada beberapa kali kejadian di daerah Ciranjang dan Cugenang,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan selalu hadir meskipun dengan jumlah personil yang terbatas.

Ia juga menyampaikan untuk se-Jawa Barat pihaknya mencatat ada 80 kasus orang meninggal akibat bencana.

“Kita menilai Cianjur menjadi tingkat kedua daerah rawan bencana setelah karawang, jika di Cianjur dalam tujuh bulan terakhir ada 17 kasus. Sementara di Karawang lebih dari 20 kasus orang tenggelam,” pungkasnya. (wan/tif).

 

Baca juga

Leave a Comment