Yuk Intip, Kekayaan Tujuh Anggota DPR Milenial Yang Tajir Melintir

DPR RI

PRASASTIJABAR.COM-Sejak Selasa (1/10/2019), 575 anggota DPR RI resmi dilantik. Dari ratusan anggota DPR tersebut ada beberapa yang masih muda namun milik harta super tajir. Berdasarkan data dari LHKPN, ada lima anggota DPR muda yang harta kekayaannya bikin ngiler orang.

Berikut tujuh anggota DPR RI yang milenial dan tajir melintir :

1. Puteri Komarudin (26 tahun)

Puteri Komarudin.

Anak dari politikus senior Golkar, Ade Komarudin, ini tercatat sebagai anggota DPR RI milenial yang paling tajir di antara yang lain. Puteri yang merupakan politikus Golkar ini memiliki harta kekayaan fantastis senilai Rp40.544.000.000.
Jumlah tersebut diperoleh dari harta tanah dan bangunan Rp40.245.000.000, aset transportasi senilai Rp150.000.000, kas dan setara kas Rp114.206.251 dan harta lainnya sebesar Rp35.000.000.

2. Farah Nahlia (23 tahun)

Farah Nahlia.

Farah tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Farah bukan berasal dari keluarga politisi maupun kepala daerah melainkan keluarga polisi. Sang ayah, Brigadir Jenderal Polisi Fadil Imran merupakan Direktur Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal Polri. Berdasarkan data LHKPN, Farah memiliki harta kekayaan Rp 17,24 miliar.

Bila dijabarkan, harta kekayaannya itu tersebar dalam bentuk aset tanah dan bangunan Rp15.429.225.00, sebuah alat transportasi Rp950.000.000 serta harta kas dan setara kas Rp857.257.028.

3. Rizki Natakusumah (24 tahun)

Rizki Natakusumah.

Rizki tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Rizki merupakan anak dari anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Dimyati Natakusumah. Berdasarkan data LHKPN, Rizki memiliki harta kekayaan Rp 9,68 miliar.

Harta Rizki diperoleh dari aset alat transportasi sebesar Rp200.000.00, harta bergerak lainnya Rp585.000.000, kas dan setara kas Rp2.246.307.035 dan harta lainnya Rp6.666.800.000.

4. Hillary Brigita Lasut (23 tahun).
Hillary tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasional Demokrat. Hillary mencuri perhatian publik lantaran menjadi pimpinan sementara sidang DPR RI maupun MPR RI beberapa waktu lalu. Hillary merupakan anak dari Bupati Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut. Berdasarkan data LHKPN, Hillary memiliki harta kekayaan Rp 9,13 miliar.

Nominal tersebut diperoleh dari harta tanah dan bangunan Rp19.500.000.000, alat transportasi Rp80.000.000, surat berharga Rp495.000.000 dan harta lainnya Rp253.000.000 yang kemudian dikurangi hutang sebesar Rp11.197.000.000.

5. Muhammad Rahul (23 tahun)

M. Rahul.

Rahul tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya. Ia merupakan anak dari politikus Partai Demokrat yang juga Anggota Komisi VII DPR RI periode 2014-2019 Muhammad Nasir. Nasir masih memiliki hubungan saudara dengan eks Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang terjerat sejumlah kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi. Berdasarkan data LHKPN, Rahul memiliki harta kekayaan Rp 7,36 miliar.

Harta anggota DPR RI berusia 23 tahun itu terdiri dari aset alat transportasi dan mesin Rp1.850.000.000, harta bergerak lainnya Rp18.000.000, kas dan setara kas Rp5.00.000.000 dan harta lainnya sebesar Rp5.000.000.000.

6. Bramantyo Suwondo (26 tahun)

Bramantyo Suwondo.

Bramantya tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Ia merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Gatot Suwondo. Berdasarkan data LHKPN, Bramantya memiliki harta kekayaan Rp 2,51 miliar.

Jumlah tersebut didapat dari alat transportasi Rp19.000.000, surat berharga Rp2.250.000.000 dan aset kas dan setara kas Rp245.980.476.

7. Adrian Paruntu (25 tahun)

Adrian Paruntu

Adrian tercatat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya. Sosok yang akrab disapa AJP itu merupakan anak dari Bupati Minahasa Selatan Christiany Paruntu. Berdasarkan data LHKPN, AJP memiliki harta kekayaan Rp 1,64 miliar.

Anggota DPR Fraksi Golkar tersebut memiliki aset tanah dan bangunan Rp1.480.000.000, alat transportasi senilai Rp1.505.000.000, harat bergerak lainnya Rp5.000.000, kas dan setara kas Rp7.500.000 dan hutang sebesar Rp1.352.590.000. (red).

Baca juga