Warga Diimbau Waspadai Musim Hujan Rawan Bencana

Sugeng Supriyatno

CIANJUR-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, menyebutkan hampir seluruh wilayah Cianjur rawan terjadi bencana alam. Oleh karena itu pihaknya mengimbau masyarakat agar warga terlebih pada memasuki musim penghujan.

Sekertaris BPBD Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengatakan, hampir seluruh wilayah di Cianjur rawan dengan terjadi bencana alam. Seperti wilayah Cianjur selatan yang sering terjadi bencana longsor dan pergerakan tanah.

“Daerah yang sering terjadi longsor diantaranya di Kecamatan Campaka, Leles, dan Cidaun, terakhir kami mencatat pergerakan tanah terjadi kecamatan Cidaun,” kata dia, Rabu. (23/10/2019).

Baca juga : BPBD Cianjur Sudah Siapkan Diri Antisipasi Bencana di Musim Hujan

Untuk diwilayah Cianjur utara, lanjut dia, yaitu Kecamatan Sukaresmi, Pacet, dan Cipanas paling rawan terhadap pergerakan tanah. Sedangkan diperkotaan Cianjur rawan sering terjadi banjir, karena air sungai yang meluap.

“Bencana banjir rata-rata terjadi disebabkan karena aliran sungai yang meluap karena cuaca ekstrem atau curah hujan yang tinggi, dan tersumbatnya aliran oleh tumpukan sampah dan terjadinya pendangkalan,” ucapnya

Pihaknya mengaku telah melakukan sejumlah upaya, seperti menyisir sejumlah aliran sungai yang sering meluap pada saat hujan tiba, juga mengeruk sungai yang terjadi pendangkalan.

Baca juga : Tetapkan Status Musim Hujan, BPBD Cianjur Tunggu Surat Dari BMKG

“Selain itu saat ini kami akan segera melakukan sosialisasi kelapangan dilokasi yang rawan bencana, supaya masyarakat pada saat terjadi hal apa saja yang harus dilakukan,” ucap dia

Sugeng menambahkan, sebanyak lima orang relawan bencana setelah ditempatkan diseluruh desa.
“Agar pada saat terjadi bencana BPBD Cianjur dapar langsung ke lapangan untuk melakukan upaya lainnya,” tutupnya. (zie/tif).

Baca juga