
Tim Puslabfor olah TKP.
KARAWANG-Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri bersama Satreskrim Polres Karawang melakukan olah TKP kebakaran di Ruko Furniture Indah, Perumnas Telukjambe, Blok R, Desa Sukaluyu, Telukjambe, Karawang, Senin (16/12/2019).
“Kami olah TKP bersama Puslabfor Mabes Polri untuk mengetahui secara pasti penyebab utama kebakaran,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan, usai olah kegiatan.
Bimantoro mengatakan, Puslabfor sudah mengambil sejumlah sampel puing sisa kebakaran untuk diperiksa di laboratorium.
“Hasilnya nanti ya setelah hasil uji lab forensik,” ungkapnya.
Baca juga : Berikut Identitas Korban Kebakaran Ruko di Perumnas Telukjambe Karawang
Terkait, apa saja yang diambil sampel, Bimantoro berulangkali enggan menyampaikan kepada awak media dan tetap mengatakan harus menunggu hasil uji lab.
Hanya saja, Bimantoro menyampaikan, pihak reskrim hingga saat ini memeriksa enam orang saksi, yang saat kejadian berada dan melihat kejadian kebakaran.
“Ada enam orang yang kami mintai keterangan mencari titik terang penyebab kebakaran,” ujarnya.
Akibat kebakaran Minggu (15/12/2019), sebuah ruko furniture ludes terbakar, bersama 1 unit mobil, dan 1 motor. Kebakaran juga mengakibatkan baby sitter, pramuwisma dan balita anak pemilik ruko tewas terpanggang di lantai 2 bangunan.
Polisi masih terus mendalami faktor pemicu kebakaran. Kabar beredar, kebakaran berasal lahan kosong yang terdapat sebuah gubuk, dari samping ruko. Api yang membesar menghanguskan kios pedagang pecel lele, kios bensin eceran, dan ruko Indah Furniture.
Baca juga : Tiga Orang Dikabarkan Tewas Akibat Kebakaran Hebat Karawang
“Mudah-mudahan ya segera ketahuan siapa dan bagaimana api bisa tiba-tiba besar bakar semua. Apalagi tadi ada tim, forensik mabes ya itu olah TKP,” sambung Akbar, warga yang melihat kegiatan olah TKP.
Akbar juga mengaku mendapat kiriman video melalui ponselnya terkait awal mula kebakaran terjadi.
“Saya lihat di video awalnya api gede di belakang tukang pecel lele, seperti bakar pohon. Tapi kok sebesar itu ya, apa ada tumpukan sampah atau apa gitu. Ada juga yang ngasih tahu ada tabung gas meledak lah, bensin tumpah, ada yang bakar-bakar sampah lah. Siapa tahu nanti yang bener yang mana ketahuan kalau sudah ada polisi forensik,” tuturnya. (dit/tif).
