Tiga Oknum LSM Bikin Ulah Keroyok Anggota TNI, Begini Kronologisnya

Oknum LSM diamankan petugas.

KARAWANG-Ditengah merebaknya isu penyebaran virus Corona, tiga oknum anggota LSM ini berulah, keroyok anggota TNI yang ditugaskan sebagai petugas Citarum Harum. Korban, Anggota TNI berpangkat Prada Abdul Hafiz anggota yonif 320/BP Sektor Citarum Harum.

Peristiwa arogan dan brutal oknum LSM ini berawal saat korban sedang berkendara sepeda motor seorang diri dari kontrakannya di Kiarapayung, menuju Posko, Sabtu (21/3/2020), sekitar pukul 20.30 WiB.

Motor pelaku, yang berboncengan dua orang tiba-tiba belok ke arah kanan secara tiba tiba dari depan motor korban. Korban kaget dan sempat menoleh pelaku sambil mematikan mesin motornya.

Korban menegur pelaku dan diingatkan agar sebelum belok beri lampu sen. “Bapak belok kanan tidak menggunakan lampu sen di saat belok ke kanan,” ucap Prada Abdul.

Baca juga : Cegah Covid-19, PKS Karawang Semprotkan Disinfektan ke Sejumlah Titik

Rupanya, pelaku tak terima dan mengaku sebagai (oknum) anggota LSM, langsung menyerang korban. Sempat terjadi perkelahian singkat, namun merasa tak seimbang lantataran dikeroyok, Prada Abdul memilih untuk pergi menemui seniornya sejarak 200 meter dari lokasi kejadian.

Pelaku mengejar korban, dengan dua sepeda motor berjumlah 3 orang. Bahkan pelaku sempat sempat menabrak korban. Namun, korban menghindar dan sempat terjatuh.

Nahas, setibanya di kontrakan seniornya ia masuk dan menutup pintu kontrakan dan menguncinya. Saat di dalam kontrakan, korban tak mendapati seniornya ada di dalam. Saat sedang menelpon, pelaku sebanyak tiga orang merangsek masuk dengan cara mendobrak pintu.

Prada Abdul dikeroyok tiga pelaku dengan cara memukul dan satu di antara tiga pelaku membawa batu bata.
Saat itulah Prada Abdul mengaku sebagai tentara dan spontan warga yang mengetahui dan melihat kejadian langsung membantu korban. Namun, setelah tau yang dikeroyoknya tentara, ketiga pelaku melarikan diri.

Pelarian pelaku berakhir, saat ketiganya ditangkap Jajaran Reserse Polsek Klari, Minggu (22/3/2020) dinihari di tempat berbeda.

Para pelaku, RL (21) pengangguran, warga Gintung Kebon, Klari, ditangkap di Kopel. RE (36), karyawan swasta, warga Gintung Kolot, Klari, ditangkap di rumahnya. NJ (38) pengangguran, warga Gintungkerta, Klari, ditangkap bersamaan dengan RL di Kopel. Sementara, ketiga pelaku diamankan jajaran Polsek Klari ke Mapolres Karawang untuk proses hukum lebih lanjut.

Hasil visum et repertum, korban Prada Abdul Hafiz , menderita luka bagian kepala sebelah kiri luka sobek kurleb 1 cm, pipi kanan terdapat lebam dan lutut kanan luka lecet.

Kanit Reskrim Polsek Klari, Iptu Putu, membenarkan peristiwa tersebut.

“iya sudah ditangkap, untuk menghindari hal tak diinginkan, tiga pelaku diamakan ke Mapolres Karawang,” kata Putu, saat dihubungi via pesan singkat. (dit/tif).

Baca juga

Leave a Comment