fbpx

Soal Dugaan Intimidasi, Komisi IV DPRD Karawang Dukung Langkah Jurnalis Buka LP

Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Asep Syaripudin.

KARAWANG-Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang menegaskan akan mendukung penuh jurnalis untuk mengambil langkah hukum terhadap manajemen RS Lira Medika yang dianggap sudah arogan karena diduga telah melakukan tindakan intimidasi terhadap jurnalis Karawang Bekasi Ekpres (KBE) ketika sedang liputan.

“Saya dukung jika rekan-rekan jurnalis buka Laporan Polisi (LP). Adanya ancaman kepada jurnalis dalam menjalankan fungsinya adalah perbuatan dan kejahatan yang sangat serius mengingat fungsi pers sebagai pilar demokrasi, yang wajib dipelihara,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Asep Syaripudin, kepada Prasastijabar.co.id, Minggu (16/2/2020).

Baca juga : Tak Main-Main, Redaksi KBE Lapor ke Polisi Soal Pengusiran Wartawannya oleh RS Lira Medika

Menurut politikus Golkar yang biasa disapa Asep Ibe, ancaman terhadap jurnalis atau insan pers adalah ancaman terhadap demokrasi hak warga negara sesuai dengan UUD 45 pasal 28, bahwa setiap warga negara memiliki kebebasan mengeluarkan pendapat secara lisan maupun tulisan yang diatur oleh undang- undang.

Selain itu, jurnalis juga sudah memiliki UU Pers yang notabene wajib dipatuhi oleh siapapun termasuk para pihak penyelenggara negara, maupun pihak lain atau kapitalis/pengusaha yang merasa dirugikan oleh berita yang dibuat wartawan.

“Seharusnya para pihak jangan mencoba untuk menghalangi para jurnalis dalam peliputan suatu acara maupun kejadian yang melibatkan pihak lain,” ungkapnya.

Baca juga : Diduga Buang Limbah Medis Sembarangan, Komisi IV DPRD Karawang Kutuk Keras RS Lira Medika

Asep Ibe mengingatkan, pers juga harus mampu memberitakan dan atau menyelidiki apa yang sudah berjalan baik maupun yang tidak berjalan dengan benar.

“Sebab pers juga berfungsi sebagai alat kontrol pengelolaan negara dan atau perusahaan yang menyangkut hajat hidup orang banyak atau masyarakat luas,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment