
dr. Yusman Faisal
CIANJUR-Setelah sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Cibeber dan RSUD Sayang dengan riwayat penyakit sesak nafas, satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Cianjur meninggal dunia.
Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Kabupaten Cianjur dr. Yusman Faisal, membenarkan dengan adanya satu ODP yang meninggal dunia di RSUD Sayang.
Selain memiliki riwayat penyakit sesak nafas dan kronis, jelas Yusman, ODP berinisial D berusia 27 tahun itu juga memiliki riwayat perjalanan dari zona merah, yaitu Bandung pada sebelas hari yang lalu.
“ODP tersebut meninggal dunia di RSUD Sayang. Saat di rujuk ke RSUD dari Puskesmas Cibeber, pasien itu memiliki keluhan sesak nafas serta memilki riwayat perjalanan dari Bandung. Meninggal dalam kondisi mengandung (Hamil),” kata Yusman, Minggu (26/4/2020).
Yusman menjelaskan, karena pasien itu berstatus sebagai ODP sehingga untuk proses pemakamannya dilakukan dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19 atau pasien infeksius.
Sementara itu, data yang dihimpun hingga Sabtu (25/4/2020) untuk jumlah ODP di Kabupaten Cianjur mencapai 638 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 366 orang telah selesai pemantauan, dan sebanyak 272 orang masih dalam pemantauan.
“Saat ini jumlah ODP di Cianjur terus mengalami lonjakan. Mayoritas ODP itu merupakan warga yang memiliki riwayat perjalanan dari luar kota dan pemudik,” tandas Yusman.(red)
