Polres Karawang Umumkan Dua Tersangka Baru Dugaan Korupsi PDAM Titra Tarum

Polisi saat membawa salah seorang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi PDAM Tirta Tarum Karawang

KARAWANG-Polres Karawang mengumumkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi air baku Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Tirta Tarum Karawang, yakitu mantan Direktur Umum Tatang Asmar dan Mantan Kasubbag Keuangan Nofi Farida (41). Keduanya menyusul Mantan Direktur Utama PDAM Tirta Tarum Karawang, Yogi Patria Alsyah ( 60) lebih dulu ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Jabar.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliesta Ageng Wicaksana mengatakan, mantan petinggi perusahaan air minum plat merah itu, terbukti selewengkan dana perusahaan sebesar Rp 2.832.501.297.

“Seharusnya uang itu diserahkan kepada Perusahaan Jasa Tirta 2 Jatiluhur sebagai pembayaran bahan baku air. Tapi oleh para tersangka digunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Oliesta, Rabu (12/8/2020) di Mapolres Karawang.



Baca Juga: Polres Karawang Dituding Diskriminatif, Pengacara Tersangka PDAM Minta Kapolri Turun Tangan

Olesta memaparkan, hasil pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka, uang untuk pembayaran air baku itu diselewengkan digunakan dana “entertain” dan “nonbajeter”.

Tersangka Tatang Asmar mengakui telah menggunakan uang tersebut sebesar Rp 350.395.804. Sedangkan, mantan Dirut PDAM, Yogie mengaku menggunakan Rp 313.600.000,- untuk keperluan pribadi.

“Aliran dana tercatat Rp 1.308.627.814. Namun sisanya masih belum dipertanggungjawabkan,” ujar Oliesta.

Selain itu, sambung Oliestha , tersangka Nofi Farida yang saaT itu berperan sebagai pemegang keuangan, mengaku hanya diperintah kedua direktur (saat itu), mengatur pengelolaan keuangan yang diselewengkan untuk atasannya itu.

Tiga tersangka tersebut dituduh melanggar Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 junto Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Ancaman hukumannya di atas 10 tahun,”tutup Oliesta.(dit/zak)

Baca juga

Leave a Comment