Pemuda Muhammadiyah Karawang Tolak Penutupan Lintasan Kereta Api Gorowong-Warung Bambu

Sebidang Liar KA di Warung Bambu rencana akan ditutup Permanen.

KARAWANG-Peristiwa kecelakaan tertabraknya bus PO Agra Mas oleh kereta api Agro Parahyangan pada Senin (26/8/2019), di lintasan Gorowong-Warung Bambu sehingga berdampak rencana ditutupnya jalur tersebut oleh PT KAI tak luput dari perhatian Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Karawang.

Selain menyampaikan rasa prihatinnya terhadap peristiwa itu, Pemuda Muhammadiyah juga menyampaikan penolakannya atas rencana ditutupnya secara permanen lintasan kereta api jalur Gorowong-Barung Bambu oleh PT KAI.

“Kami menolak ditutupnya lintasan kereta api jalur Gorowong-Warung Bambu,” kata Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Karawang, Gustiawan, dalam keterangan rilisnya yang diterima redaksi Prasastijabar.com, Selasa (27/8/2019).

Pihaknya mendesak kepada Pemkab Karawang agar segera bernegosiasi dengan pihak PT KAI Daops 1 Jakarta untuk berdialog khusus mengenai perlintasan sebidang Gorowong-Warung Bambu yang direncanakan ditutup permanenen oleh pihak PT KAI.

Baca juga : Cellica Upayakan Akses Warung Bambu-Gorowong Tak Ditutup Permanen

Pasalnya, sambung Gustiawan, jalur Warung Bambu-Gorowong adalah jalur hidup yang 24 Jam dilintasi oleh masyarakat Karawang. Selain itu jika perlintasan tersebut ditutup akan berdampak pada, pertama, kemacetan daerah Karawang Kota akan bertambah.

“Kedua, Kegiatan ekonomi Masyarakat sekitar jalur Warungbambu-Gorowong diprediksi akan lumpuh mengingat jalur tersebut merupakan jalur hidup yang kerap dilalui masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya juga mendesak Pemkab Karawang untuk menertibkan perlintasan sebidang yang tidak dilengkapi pintu otomatis demi keselamatan masyarakat dan mendesak Pemkab untuk segera membuatkan pintu otomatis pada perlintasan sebidang yang merupakan akses utama masyarakat, khususnya Gorowong-Warung Bambu yang sejauh ini sering terjadi kecelakaan di tempat tersebut.

Baca juga : Akses Warung Bambu-Gorowong Bakal Ditutup Permanen Oleh PT. KAI Usai Kecelakaan KA vs Agra Mas

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang dan sekitarnya yang melintasi pintu perlintasan rel kereta api agar hati-hati dan waspada serta mengikuti rambu-rambu yang ada.

“Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 di Pasal 114 yang menyebutkan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api,” pungkasnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment