
Kegiatan belajar di rumah dengan pendampingan orang tua
PURWAKARTA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta mengusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat agar kegiatan belajar para siswa tetap dilakukan di rumah.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, usulan tersebut disampaikan sebagai salah satu pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah minimal hingga fase keempat penanganan pandemi Covid 19 pada 20 Juli 2020 mendatang.
“Setelah itu akan kami evaluasi, kalau kemudian pada bulan Juli tidak ada penambahan kasus Covid 19 maka akan menjadi pertimbangan mulai dari SMK/SMA, SMP, SMP dan jenjang tingkat bawah akan menjadi paling terakhir yang harus kami pikirkan,” ujar dia, Rabu (3/6/2010).
Bahkan selain itu, diakui Anne, ia menerima rekomendasi dari ikatan dokter anak agar para siswa untuk tetap belajar di rumah.
“Apalagi kalau kasusnya masih tinggi, belajar harus tetap dilaksanakan di rumah,” kata Anne.
Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta mencatat, secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Purwakarta ada sebanyak 30 orang, dan telah dinyatakan sembuh sebanyak 14 orang.
“Alhamdulillah, sejak sepekan terakhir ini jumlahnya tidak bertambah, masih tetap 16 orang. 12 orang diisolasi di rumah isolasi di wilayah kecamatan Babakancikao, 1 orang dirawat di salah satu rumah sakit rujukan dan 3 orang termasuk balita isolasi mandiri di rumah yang bersangkutan dengan pengawasan tim medis,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr Deni Darmawan.(wes/zak)
