fbpx

Pelayan Warung di KM 88 Cipularang Dicabuli Majikan

Pelaku pencabulan terhadap remaja di KM 88 Tol Cipularang sedang diperiksa polisi

PURWAKARTA-Apes nian nasib yang dialami MFS (14), seorang remaja laki-laki asal Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, yang bekerja di warung makan di Rest Area KM 88 Tol Cipularang. Baru sehari kerja, ia mendapatkan perlakukan asusila dari majikannya CM (37). Untuk mempertanggungjawabkan perlakuannya, kini pelaku harus berususan dengan Polres Purwakarta.

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Purwakarta, Ipda Suherlan mengatakan, pelaku melakukan aksinya pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB pada tanggal 19 November 2019 lalu.

Baca Juga: Lagi, Kecelakaan di Tol Cipularang Telan Korban Jiwa

“Pelakunya merupakan Warga Desa Sawit Kecamatan Darangdan dan saat ini sudah kita amankan,” ujar Suherlan, Selasa (14/1/2020).

Dari hasil pemeriksaan penyidik, diketahui pelaku melakukan aksinya saat korban tengah tertidur pulas karena merasa lelah usai melayani pembeli seharian dan tidur di samping warung makan tersebut yang merupakan toko kosong.

“Ketika tidur korban terbangun karena merasa ada yang mengangkat kepalanya. Pelaku juga sempat bilang ke korban ‘mau gak jadi anak angkat dan kerjanya tidur saja, bahkan pelaku juga mengimingi korban akan berikan uang juga handphone,” ungkap Suherlan.

Baca Juga: Satgas Citarum Harum Sektor 13 Sidak Revitalisasi Sungai Cibuluh oleh PT MSS

Saat itu, tutur dia, pelaku menyuruh korban untuk memegang puting payudaranya kemudian pelaku mengusap-ngusap kemaluan korban hingga mengeluarkan cairan sperma.

“Perbuatan tersebut dilakukannya sebanyak 1 kali,” ucapnya.

Akibat perbuatannya tersebut, kini pelaku terpaksa harus meringkuk di jeruji besi dan dijerat dengan pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan acaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(wes/zak)

Baca juga

Leave a Comment