fbpx

Palsukan Surat Plt Bupati Cianjur, Oknum Calo Tipu Pegawai Honorer

CIANJUR – Dengan memalsukan Surat Keputusan (SK) Plt Bupati Cianjur, seorang oknum calo berhasil menipu tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Modus penipuan dilakukan dengan menjanjikan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada korbannya.

Hal itu terungkat ketika seorang tenaga honorer guru berinisial EH, mendatangi Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur, dan menanyai Aban Sobandi di ruangannya pada Selasa (3/12/2019) lalu. Tenaga honorer tersebut menanyakan perihal Surat Keputusan (SK) pengangkatan dirinya sebagai PNS dengan berbekal surat undangan yang diberikan oleh oknum yang menjanjikan untuk menjadikannya PNS.

Baca Juga: Hingga Tiga Hari, Korban Tertimbun Longsor Belum Ditemukan

“Satu hari yang lalu ada seorang honorer datang menemui pak Sekda, menanyakan SK. Dia menunjukan surat undangan dari oknum itu. Padahal tidak ada pengangkatan dalam waktu dekat ini, apalagi untuk PNS,” kata Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, Rabu (4/12/2019).

Menurut Herman, surat dengan nomor 207/003/2019 yang ditetapkan pada 2 Desember 2019 tersebut bertuliskan kop surat Pemerintah Kabupaten Cianjur Sekretariat Daerah dan ditujukan untuk HE.

“Isi surat tersebut disebutkan jika dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 11/2017 tentang Managemen Pegawai Negeri Sipil, EH diundang untuk hadir di Kantor Bupati Cianjur Jalan Siti Jenab nomor 31 pada Selasa 3 Desember 2019,” katanya

Baca Juga: Tertabrak KA Siliwangi, Pria ini Hembuskan Nafas Terakhir

Namun Herman memastikan jika surat tersebut palsu. Mengingat dia tidak pernah menandatangani surat tersebut. Terlebih isi penulisan dalam isinya tidak sesuai.

Dirinya menyebutkan, berdasarkan keterangan korban, honorer tersebut telah mentrasfer uang sebesar Rp550 kepada oknum tersebut dengan jaminan akan diberikan surat undangan untuk pengangkatan PNS.

“Sudah ditransfer, katanya memberikan Rp 550 ribu. Tapi apakah ada dana yang lebih besar selain itu belum tahu juga. Untuk informasi awal sebesar itu yang ditransfer kan. Tapi begitu dikonfirmasi dan dihubungi lagi kontak oknum itu tidak aktif,” kata dia.

Herman mengimbau, para tenaga honorer diminta untuk tidak mudah terbujuk dengan oknum yang menjanjikan bisa meloloskan mereka menjadi PNS dengan modus meminta sejumlah uang. Selain itu juga pihaknya telah menyebarkan informasi itu dimedia sosial Pemkab Cianjur.(zie/zak)

Baca juga

Leave a Comment