Misterius, Sejumlah Ikan Mati Mendadak

Kondisi Ikan yang mati.

CIANJUR-Sejumlah petani ikan di Kampung Tugu, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, mengalami gagal panen diduga karena terserang penyakit aneh.

Lukman (30), salah seorang petani ikan, menjelaskan, penyakit tersebut sudah menyerang beberapa jenis ikan semenjak beberapa bulan terkahir, dan mengakibatkan sejumlah ikan mati mendadak.

“Tidak tahu penyakit apa yang menyerang beberapa jenis ikan tersebut, soalnya baru pertama kali ini terjadi,” kata dia saat ditemui sekitar kolamnya, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, penyakit tersebut menyerang ikan lele, dan ikan nila. Untuk ikan lele terdapat penyakit bintik merah dan berubah warna menjadi kuning, sedangkan untuk ikan nila dibadannya dipenuhi dengan jamur.

Baca juga : Blanko E-KTP Habis, 34.341 Warga Cianjur Harus Antre

“Dalam setiap harinya ikan yang mati bisa mencapai sebanyak 10 hingga 20 ekor. Akibat penyakit tersebut jumlah panen mengalami penurunan sekitar 20 persen,” ucapnya

Sebelum terserang penyakit aneh itu, lanjut dia, ikan yang budidayakan sebanyak 2,5 kuintal dapat menghasilkan panen sebanyak lima kwintal, sedangkan untuk saat ini berkurang menjadi sekitar dua kwintal.

“Sebelumnya saya bisa meraup untung sekitar, Rp500 ribu per satu kuintal, namun untul saat ini hanya mencapai sebesar Rp300 ribu per kuintalnya. Belum ada dinas terkait yang melakukan penyuluhan pada para nelayan,” ucap Lukman

Sementara itu, Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Vetenier Dislutnak Cianjur, M Agung Rianto menjelaskan, sejumlah jenis ikan tersebut terserang penyakit Aeromonas, muncul karena faktor cuaca yang tidak menentu.

Baca juga : Harga Pakan Ternak Naik, Daya Beli Masyarakat Turun Hingga 20 Persen

“Kemungkinan ada dua faktor alam penyakit tersebut muncul karena kualitas air yang tidak baik dan cuaca tidak menentu. Untuk menanggulanginya para petani bisa menambahkan anti biotik kedalam kolam dan dicampur dengan bawang putih,” pungkasnya. (zie/tif).

Baca juga