Mendapat Dukungan Masyarakat, Politisi Cantik Partai Demokrat Ini Kembali Nyaleh di Dapil 6


KARAWANG-Politisi cantik Partai Demokrat, Hj. Suci Nurwinda S.Pd, MAP., bertekad kembali menlanjutkan perjuangan mewujudkan aspirasi masyarakat daerah pemilihan enam Karawang, dengan menjadi kontestan Pemilu 2024.

Suci yang sudah dua periode duduk di DPRD Kabupaten Karawang, mengaku masih perlu untuk mendorong dan mengagregasi pembangunan di wilayah Kecamatan Karawang Timur, Majalaya, Ciampel, Klari dan Purwasari.

Pencalegannya kembali juga bukan atas dasar kehendak sendiri, melainkan keinginan masyarakat yang masih menghendaki dirinya untuk menjadi wakil rakyat di Dapil 6.

“Ya, aku nyaleg lagi. Do’akan ya, dukung aku ya!,” tutur Suci, Jumat (12/1/2024).

Concern di bidang sosial kemasyarakatan, politisi cantik yang akrab disapa Teh Suci ini mengaku banyak tantangan baru selama menjadi wakil rakyat Karawang.

Terlebih, hari ini ia tidak hanya sekedar mendengarkan keluhan masyarakat. Melainkan juga bisa melakukan intervensi terhadap kebijakan pembangunan melalui kekuatan legislasi.

“Kalau dulu kan sebelum jadi anggota dewan, aku cuma bisa mendengarkan keluhan masyarakat. Tapi setelah jadi dewan, siap tidak siap, keluhan masyarakat itu harus kita realisasikan,” kata Teh Suci.

“Karena beban moral jabatan juga kan sebagai wakil rakyat. Intinya, selama ini aku senang bisa lebih banyak bersosialisasi dengan masyarakat,” timpalnya.

Teh Suci menjelaskan, jika keterlibatan kaum perempuan di dalam bidang politik hari ini bukan lagi menjadi suatu hal yang tabu. Karena memang negara sudah mengatur sedemikian rupa melalui UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Khususnya di Kabupaten Karawang, keterlibatan politik dari kaum perempuan sudah cukup mewarnai. Hal ini bukan hanya bisa di lihat dari setiap kegiatan rapat di legislatif Karawang yang selalu mendengarkan pendapat dari dewan perempuan.

Melainkan juga bisa dilihat dari setiap aspirasi masyarakat (kalangan perempuan) yang masuk ke DPRD Karawang.

“Artinya di Karawang, kita tidak bisa mengabaikan aspirasi atapun pendapat dari kalangan perempuan. Karena pembangunan tidak akan berjalan tanpa adanya keterlibatan perempuan,” tutup Teh Suci.(zak)

Baca juga

Leave a Comment