fbpx

Kesal Selalu Ditagih Kembalikan Kamera, Pelaku Nekat Bakar Rumah Sahroni

DD, saat diekspose Polres Majalengka.

MAJALENGLKA-DD, pelaku pembakaran rumah milik Sahroni, mengakui, dirinya melakukan pembakaran karena dipicu kesal ditagih terus untuk kembalikan kamera DSLR milik Sahroni.

“Lantaran kesal terus ditagih untuk mengembalikan kamera DSLR, seorang pria berinisial DD (19) asal Kabupaten Majalengka nekat membakar rumah penyewa kamera DSLR,” kata Waka Polres Majalengka Kompol Hidayatullah didampingi Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Muttaqin saat konferensi pers yang digelar di halaman Satreskrim Polres Majalengka, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, awal mula peristiwa nahas itu karena kamera yang disewa tak kunjung dikembalikan oleh DD, sehingga Sahroni terus berupaya menagih melalui pesan Direct Message (DM) di akun Instagram dengan mengancam korban akan mendatangi pelaku ke sekolahnya, jika tidak segera mengembalikan kamera.

“Kamera yang disewa oleh DD bukannya dikembalikan namun kamera tersebut malah ia jual,” ujarnya.

Baca juga : Melarikan Diri, Residivis Curat Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

“Berharap barang yang ia pinjamkan untuk segera dikembalikan, namun nahas kedatangan DD bukan untuk mengembalikan Kamera milik korban malah ia nekat membakar rumah Sahroni dengan modal bensin dan korek api,” timpalnya.

Ia menjelaskan, pada saat terjadi kebakaran, korban sedang berada di dalam rumah. Menyadari rumahnya terbakar korban terus berteriak, ‘kebakarank kebakaran,’ kata korban berharap ada pertolongan dari warga sekitar.

Anak korban Susilawati, yang rumahnya berdampingan dengan rumah korban langsung keluar dan melihat rumah bagian depan orang tuanya sudah terbakar dan mengajak tetangga-tetangganya untuk segera memadamkan api yang terus melahap sebagian rumah orang tuanya.

“Tak lama kemudian berkat gotong royong dari warga membantu memadamkan api dengan alat sederhana, kebakaran pun dapat diatasi,” ungkapnya.

Ia membeberkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya menimbulkan kerusakan barang akibat terbakar satu buah kulkas, satu buah lemari etalase, satu buah drone, satu buah pintu dan kusennya, serta barang dagangan milik korban.

“Korban alami kerugian sekitar Rp10.700.000,dan tersangka dijerat dengan Pasal 187 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (din/tif).

Baca juga

Leave a Comment