Jatah Operasional Toko Cianjur Cuma Empat Jam, Jumlah Pengunjung Juga Dibatasi

ilustrasi

CIANJUR-Pemkab Cianjur hanya memberikan waktu empat jam saja untuk operasional pertokoan. Hal itu dilakukan untuk mencegah kerumunan masyarakat di pertokoan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pertokoan dan pusat perbelanjaan yang dibatasi yang operasionalnya ialah yang berada di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto dan Mangunsarkoro. Pasalnya di sepanjang jalan tersebut aktivitas kerumunan dan masyarakat yang berbelanja, ramai setiap harinya mulai dari pagi hingga menjelang waktu berbuka.

“Makanya untuk meminimalisir kerumunan dan aktivitas perbelanjaan, saya batasi jam operasionalnya hanya empat ja, dari pukul 12.00 WIB sampai 16.00 WIB,” ujar Plt Bupati Cianjur Herman Suherman seperti dilansir detikcom, Minggu (17/5/2020).

Herman mengatakan, pihak toko juga mesti menjalankan protokol kesehatan, mulai dari physical distancing atau jaga jarak, penggunaan masker, hingga pengecekan suhu tubuh.

“Jumlah pengunjung toko yang masuk juga harus dibatasi, jangan sampai berdesakan di dalam toko. Ketika dirasa sudah penuh, langsung tahan yang akan masuk. Bergantian, setelah ada yang keluar,” tuturnya.

Jika ada pertokoan yang membandel, Herman mengaku tidak akan segan untuk memberikan sanksi tegas, terutama pertimbangan kaitan izin.

Tak hanya pembatasan jam operasional pertokoan, Pemkab Cianjur juga menutup dua ruas jalan protokol, yakni Jalan HOS COkroaminoto dan Mangunsarkoro.

Dia berharap, masyarakat bisa patuh untuk menjalankan PSBB dan tidak berbelanja dulu meskipun beberapa hari ke depan akan menghadapi lebaran.

“Tetap di rumah, kurangi aktivitas di luar. Supaya pandemi ini bisa segera selesai,” pungkasnya.(red)

Baca juga

Leave a Comment