Ini Alasan Bupati Karawang Tutup Jalan Tuparev

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana

KARAWANG-Imbas penutupan Jalan Tuparev di hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) timbulkan kritikan keras dari sejumlah pihak, terutama dari para pedagang Pasar Karawang.

Menyikapi kritikan tersebut, Bupati Karawang melalu akun pribadi di media sosial Facebook memberikan penjelasan.

“Hari pertama PSBB di Karawang banya sekalik respon dari masyarakat terutama penyekatan jalan di Tuparev,” tulis Cellica, Rabu (6/5/2020).

Menurut Cellica, penyekatan Jalan Tuparev lantaran merupakan pusat bisnis barang barang non konsumtif seperti toko tekstil, elektronik, dan lainnya yang tidak boleh buka selama PSBB. Oleh karena itu, pihaknya perlu memastikan toko-toko tersebut tidak beroperasi karena menjadi pusat perkumpulan orang.

Baca juga : Ancam Demo Bupati, Pedagang Pasar Karawang Kecam Penutupan Jalan Tuparev

“Kemarin-kemarin sosialisasi sudah dilakukan, hanya saja hari pertama PSBB masih ada beberapa toko yang harusnya ditutup namun tetap buka dan beroperasi,” ujarnya.

Pihaknya mengakui tidak bisa langsung melakukan penutupan begitu saja. Harus diberikan lagi sosialisasi dan pemahaman kepada pemilik-pemilik toko di Jalan Tuparev untuk tutup sementara sampai PSBB ini berakhir.

“Selama sosialisasi lanjutan hari ini kepada pemilik toko, Tuparev kami sekat dulu, menahan pengunjung datang ke toko,” imbuhnya.

Cellica meminta kepada masyarakat yang mau lewat Tuparev, mohon bersabar mencari jalur alternatif lain. Insya Allah, hasil evaluasi tim gabungan jalur tersebut tetap akan dibuka.

“Sore insya Allah penyekatan Tuparev dibuka kembali. Sementara untuk Pasar Baru Karawang tetap buka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutupnya. (red).

Baca juga