
KARAWANG – Banyak hal terungkap saat adegan rekonstruksi kasus pembunuhan PSK online oleh tukang bangunan di hotel Omega Karawang.
Online
Pelaku RS (28) mengaku kepada penyidik Kepolisian, dirinya mengetahui jasa layanan seks korban, OS (28) di media sosial Facebook. Transaksi berlanjut melalui pesan Whats app, hingga korban menawar tarif kencan yang awalnya Rp 400 ribu, menjadi 250 ribu. Dan korban sepakat.
Obat Kuat
Pelaku RS, mengakui, sebelumnya sudah mempersiapkan diri dengan meminum obat kuat pria dan mengolesi alat vitalnya dengan tisu magic. Dia tidak ingin, uang yang dikeluarkan untuk membayar korban hanya lewat beberapa saat saja.
Baja Juga : Nahas, Mayat Perempuan di Hotel Omega Ditemukan Terikat dan Penuh Memar
Berdebat
Di penghujung batas waktu yang dijatah korban, RS sempat cek-cok karena merasa hasratnya belum terpenuhi akibat reaksi obat kuat yang digunakannya. Namun, korban tetap bersikukuh karena jatah pelaku hanya satu jam.
Dibekap
Kesal, kecewa, dan sakit hati oleh ucapan korban, pelaku akhirnya nekat membekap mulut korban dengan tangan kanan. Korban sempat melawan dengan menggigit tangan kanan pelaku hingga terluka. Namun karena tenaga pelaku lebih kuat, korban akhirnya terkulai lemas. Posisi keduanya saat itu masih dalam keadaan berhubungan badan.
“Untuk memastikan, pelaku membekap kembali mulut dan hidung korban dengan handuk serta bantal hingga akhirnya benar-benar meninggal. Lalu pelaku mengikat tangan korban dan membungkusnnya dengan selimut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan, Kamis (17/10/2019) usai menggelar rekonstruksi di hotel Omega.
Mencuri
Setelah itu, pelaku kemudian mempreteli dan mencuri barang barang milik korban berupa HP, dan uang sebesar Rp 250 rb. Pelaku tak bergegas meninggalkan kamar 211, namun sempat bersantai sambil berfikir menghilangkan jejak sambil merokok.
Baca Juga : Terungkap, Wanita PSK Online Tewas di Hotel Omega Dibunuh Pelanggannya Sendiri
Bersitegang
Pelaku, sebelumnya datang menemui korban menggunakan sepeda motor dari Purwakarta menuju Karawang. Usia membunuh korban, pelaku sempat bersitegang dengan satpam hotel karena enggan membayar parkir saat hendak keluar meninggalkan hotel.
Ditangkap di Bekasi
Sempat kabur, dan menghilang usai melakukan pembunuhan pada Minggu 7/10/2019) pukul 00.00 WIB. Pelaku kemudian tertangkap tim Resmob Polres Karawang tanggal 12 Oktober 2019 pukul 20.00 WIB, di loaksi proyek Perumahan di Bilangan Bekasi Timur. (dit)
